Negara Islam Ini Sambut Kedatangan Komandan Militer Israel, Sosok yang Perintahkan Ribuan Serangan Udara ke Gaza
Israel membunuh hampir 54.000 warga Palestina di Gaza sejak Oktober 2023.
Kepala Staf Angkatan Udara Israel, Tomer Bar, dilaporkan berkunjung ke Maroko, dan mendapat sambutan hangat. Menurut laporan Quds News Network, Tomer Bar merupakan sosok di balik perintah peluncuran ribuan serangan udara Israel ke Jalur Gaza, Palestina.
Serangan udara tersebut menghancurkan tidak hanya rumah warga sipil, tetapi juga masjid, rumah sakit, dan tempat publik lainnya. Selain itu, selama perang genosida yang berlangsung dari Oktober 2023, Israel memusnahkan lebih dari 8.000 keluarga Palestina dari hampir 54.000 orang yang terbunuh.
Namun dalam unggahannya di X, Quds News Network tidak menjelaskan kapan kunjungan tersebut berlangsung.
Berdasarkan hasil penelusuran, Anadolu pernah melaporkan kunjungan Tomer Bar ke Maroko pada Februari 2023 lalu, bertujuan untuk memperkuat kerjasama militer kedua negara. Israel dan Maroko kembali membuka hubungan diplomatik pada 2022 setelah 10 tahun terputus.
Ketika itu, Tomer bertemu dengan komandan Angkatan Udara Maroko, Jenderal El Abd Bohamid untuk membahas cara-cara memperkuat kerja sama militer antara kedua negara, kata seorang juru bicara militer Israel dalam sebuah pernyataan.
Juru bicara tersebut menerbitkan foto kedua pejabat militer tersebut saat berjabat tangan setelah pertemuan mereka di ibu kota Rabat. Tidak ada konfirmasi mengenai kunjungan tersebut oleh otoritas Maroko.
Sementara itu, i24 News melaporkan, Tomer kembali berkunjung ke Maroko pada Maret 2024, lima bulan setelah Israel meluncurkan perang genosida di Gaza. Dalam kunjungan itu, Tomer juga bertemu Jenderal El Abd Bohamid, dan juga mendatangi pangkalan udara di Maroko.
Kunjungan tersebut berlangsung hanya sebulan setelah Komite Pengarah lembaga pertahanan tahunan pertama yang bekerja sama dengan Maroko dilaksanakan di Rabat, tempat kedua negara sepakat untuk mempererat hubungan militer. Angkatan Bersenjata Kerajaan Maroko menyampaikan, Israel dan Maroko akan bekerja sama dalam bidang intelijen dan keamanan siber, dan "sepakat untuk lebih memperkuat kerja sama dan memperluasnya ke bidang lain, termasuk dalam bidang intelijen, pertahanan udara, dan peperangan elektronik."