Lelaki tertua sejagat penyintas Holocaust wafat

Minggu, 13 Agustus 2017 11:13 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Israel Kristal. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Lelaki tertua di dunia, Israel Kristal, mangkat pada usia 114 tahun. Lelaki Yahudi bermukim di Israel itu adalah salah satu penyintas pembantaian massal (Hlocaust) dilakukan Nazi di kamp Auschwitz, Polandia.

Dilansir dari laman Yediot Ahronot, Minggu (13/8), kabar itu disampaikan oleh anak perempuan Kristal, Shula Kupershtuch. Dia menyatakan sang ayah tutup usia pada Jumat lalu, sebulan selepas merayakan ulang tahunnya ke 114. Tahun lalu, organisasi Catatan Dunia Guinness menganugerahkan dia sebagai lelaki tertua sejagat.

Shula menyatakan, mendiang ayahnya dilahirkan di Polandia. Saat Perang Dunia II berkecamuk dan pasukan Nazi Jerman menyerbu negaranya, dia pun dikirim ke kamp konsentrasi Auschwitz dan lainnya.

Dalam peristiwa itu, istri pertama dan kedua anaknya meregang nyawa dalam kamp konsentrasi. Namun, Kristal adalah satu-satunya orang dari seluruh anggota keluarga besarnya yang selamat dari kamp konsentrasi.

"Dia tidak mau mengingat masa lalu lagi. Yang dia lakukan hanya menebar kebahagiaan," kata Shula.

Pada 1950-an, Kristal memutuskan menikah lagi dan pindah ke Israel. Dia lantas membuka usaha kudapan dan membesarkan keluarganya hingga wafat. [ary]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.