Korut Kembali Luncurkan Dua Rudal Balistik di Tengah Diplomasi yang Tertunda
Merdeka.com - Korea Utara hari ini meluncurkan dua rudal balistik jarak menengah di pesisir timur. Demikian dikatakan pihak Korea Selatan melalui pernyataan Kepala Staf Gabungan.
Rudal itu diluncurkan dari Wonsan-Kalma selepas pukul 05.00 waktu setempat dan pukul 05.27. Menurut pejabat Korsel, rudal yang ditembakkan itu meluncur sejauh 250 kilometer dengan ketinggian 30 kilometer.
Dilansir dari laman CNN, Kamis (31/7), pejabat Amerika Serikat membenarkan peluncuran rudal itu dan mengatakan rudal tersebut tidak mengancam AS atau sekutu mereka dan jatuh ke laut.
Namun Korsel menuturkan dalam pernyataannya, peluncuran rudal Korut ini 'tidak membantu untuk mengendurkan ketegangan di Semenanjung Korea'.
"Kami menyerukan untuk aksi ini dihentikan," kata pernyataan Korsel.
Gedung Biru, kantor kepresidenan Krose, dalam pernyataannya hari ini mengatakan para pejabat negara itu segera menggelar rapat darurat pagi tadi.
Peluncuran rudal Korut ini bertepatan dengan rangkaian pertemuan para diplomat ASEAN di Bangkok, Thailand dan pekan lalu pejabat Korut juga memberi sinyal kepada Gedung Putih bahwa pembicaraan denuklirisasi bisa kembali dimulai.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam perjalanan ke Thailand mengatakan kepada wartawan, dia tidak mengetahui kapan pembicaraan dengan Korut bisa dimulai lagi tapi dia berharap hal itu bisa segera dilakukan tanpa menunggu lama.
Pada 30 Juni lalu Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Zona Larangan Militer di perbatasan Korsel-Korut.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya