Jika musuhi China, ekonomi AS diyakini bakal terpuruk
Merdeka.com - Sesaat setelah terpilih, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat menelepon Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, yang bikin berang China. Sebab Negeri Tirai Bambu tidak pernah menganggap Taiwan sebagai sebuah negara independen.
Pakar hubungan internasional Universitas Paramadina Dinna Wisnu menyebutkan, AS bakal mendapatkan akibat buruk jika sampai hati memutuskan hubungannya dengan China. Cepat atau lambat, memburuknya hubungan tersebut diyakininya bakal membuat negara adidaya seperti AS terpuruk.
"Bilateral trade antara China dan Amerika Serikat lumayan besar, malah lebih besar dari pada Indonesia dengan China, jika sampai AS pisah dengan China hal itu akan jadi masalah sendiri untuk mereka," ujar Dinna Wisnu saat dijumpai dalam acara 'Indonesian Foreign Policy: Review and Outlook 2017' di Wisma Antara, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/1).
Dari data yang diperoleh Dinna, hubungan perdagangan AS-China mencapai USD 59,9 miliar, sementara Indonesia-China hanya USD 48,3 miliar.
Dinna menyebutkan AS harus menjadi bagian dari strategi politik luar negeri. Pasalnya, di bawah pemerintahan Trump, dia mengabaikan norma-norma yang ada di masyarakat, baik di Amerika sendiri maupun di dunia.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya