Iran Siap Jadi Penengah Konflik India dan Pakistan Setelah Kedua Negara Sempat Saling Serang

India menggelar Operasi Sindoor pada awal Mei, menyerang sejumlah titik di Pakistan.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Iran Siap Jadi Penengah Konflik India dan Pakistan Setelah Kedua Negara Sempat Saling Serang
Iran Siap Jadi Penengah Konflik India dan Pakistan Setelah Kedua Negara Sempat Saling Serang (Merdeka.com)

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengatakan kepada Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif, pemerintahnya siap menjadi penengah perdamaian antara India dengan Pakistan.

"Iran menyambut setiap langkah yang bertujuan membangun perdamaian abadi antara Pakistan dengan India, dan berperan sebagai penengah untuk mencapai tujuan tersebut," demikian pernyataan saluran Telegram resmi Presiden Iran pada Sabtu, seperti dilansir Antara, Minggu (8/6).

India-Pakistan sempat saling serang pada Mei lalu yang dipicu serangan penembakan di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India, menewaskan 25 orang. New Delhi menuding Pakistan berada di balik penyerangan tersebut, namun tanpa disertai bukti. Namun Pakistan membantah keras tudingan tersebut dan meminta penyelidikan internasional untuk mengungkap dalang di balik serangan Pahalgam.

India kemudian menggelar Operasi Sindoor pada 7 Mei sebagai aksi balasan, yang diklaim menyerang "infrastruktur teroris" Pakistan. Islamabad kemudian membalas dengan menembak sejumlah jet tempur India.

Setelah empat hari sejak dimulainya operasi tersebut, India dan Pakistan sepakat untuk menghentikan semua penembakan dan aksi militer di darat, di udara, dan di laut pada tanggal 10 Mei.

Selanjutnya Angkatan Darat India melaporkan setelah pembicaraan antara pejabat militer tinggi dari kedua negara, diputuskan untuk mempertimbangkan langkah-langkah segera guna memastikan penarikan pasukan dari perbatasan dan wilayah terdepan.

Rekomendasi