Ahli paleontologi di China menemukan fosil spesies dinosaurus karnivora baru di Formasi Zhanghe, Provinsi Yunnan. Spesies yang diberi nama Yuanmouraptor jinshajiangensis ini hidup sekitar 170 juta tahun lalu di periode Jura atau Jurasik Tengah, memberikan petunjuk penting mengenai sejarah evolusi theropoda.
Fosil Yuanmouraptor jinshajiangensis, yang tergolong dalam keluarga Metriacanthosauridae, memberikan gambaran lebih lengkap tentang keragaman theropoda di Jura Tengah. Penemuan ini sangat signifikan karena sebagian besar fosil Metriacanthosauridae sebelumnya berasal dari periode Jura Akhir, sehingga Yuanmouraptor menawarkan informasi berharga tentang asal-usul dan evolusi awal kelompok ini.
Spesies ini merupakan anggota Metriacanthosauridae berukuran sedang, suatu klade dinosaurus karnivora yang hidup di daratan benua purba Laurasia selama Periode Jura Tengah hingga Periode Cretaceous Awal, seperti dikutip dari laman Sci News, Rabu (9/4).
“Metriacanthosauridae adalah famili dinosaurus karnivora dan merupakan klade percabangan basal dalam Allosauroidea,” kata Dr. Yi Zou, ahli paleontologi di Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi di Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Universitas Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, beserta rekan-rekannya.
“Beberapa penelitian mengklaim metriacanthosaurida memiliki hubungan yang lebih dekat dengan carcharodontosaurida, menjadikan Metriacanthosaurida sebagai kelompok yang lebih berkembang dalam Allosauroidea.”
“Apa pun posisi Metriacanthosauridae dalam Allosauroidea, anggota klade ini sebagian besar berasal dari strata Jurassic Tengah hingga Akhir di Tiongkok bagian barat, seperti Sichuan, Chongqing, Xinjiang, dan Yunnan.”
Dr Yi menambahkan, theropoda metriacanthosaurid juga dilaporkan pernah hidup pada Zaman Jurassic Akhir di Inggris dan Kirgistan, dan Zaman Kapur Awal di Thailand.
"Baru-baru ini, para ilmuwan melaporkan kemungkinan distribusi klade ini di Dataran Tinggi Tibet," lanjutnya.
Advertisement
Yuanmouraptor berukuran sedang, meskipun perkiraan ukurannya bervariasi. Beberapa sumber menyebutkan panjang tubuhnya sekitar 11 meter, sementara yang lain memperkirakan tinggi 1,5 meter dan panjang 5 meter.
Fosil yang ditemukan para ilmuwan dalam kondisi lengkap.
“Spesimen tersebut mencakup tengkorak yang relatif lengkap dan 11 ruas tulang belakang pertama termasuk 10 ruas tulang belakang leher dan ruas tulang belakang paling depan,” papar para peneliti.
“Tengkorak yang diawetkan berukuran panjang anteroposterior 53,9 cm, dan rekonstruksi tengkorak berukuran panjang anteroposterior 60,1 cm.”
Penemuan Yuanmouraptor jinshajiangensis dilaporkan dalam makalah yang diterbitkan daring di jurnal PeerJ.