FOTO: Ini Pasukan Bertopeng Tiba-Tiba Muncul di Jalur Gaza, Tindak Pedagang Pasar yang Naikkan Harga Bahan Pokok

Pasukan bertopeng ini berpatroli di pasar-pasar untuk menjaga dan mengendalikan harga bahan makanan dan kebutuhan pokok.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Ini Pasukan Bertopeng Tiba-Tiba Muncul di Jalur Gaza, Tindak Pedagang Pasar yang Naikkan Harga Bahan Pokok
FOTO: Ini Pasukan Bertopeng Tiba-Tiba Muncul di Jalur Gaza, Tindak Pedagang Pasar yang Naikkan Harga Bahan Pokok (Merdeka.com)

Pasukan bertopeng ini berpatroli di pasar-pasar untuk menjaga dan mengendalikan harga bahan makanan dan kebutuhan pokok.

Beberapa hari terakhir, sekelompok pria bertopeng dan bersenjata tiba-tiba muncul di Rafah, Jalur Gaza, Palestina. Mereka berpatroli di pasar-pasar untuk menjaga dan mengendalikan harga barang yang menjadi kebutuhan pokok, utamanya bahan makanan. Mohammed Abed/AFP

Beberapa hari terakhir, sekelompok pria bertopeng dan bersenjata tiba-tiba muncul di Rafah, Jalur Gaza, Palestina. Mereka berpatroli di pasar-pasar untuk menjaga dan mengendalikan harga barang yang menjadi kebutuhan pokok, utamanya bahan makanan. Mohammed
Dok. Istimewa

Pertempuran Israel dan Hamas yang berlangsung hampir lima bulan menyebabkan persediaan makanan dan kebutuhan pokok lainnya semakin menipis. Akibatnya, harga-harga di Gaza pun melonjak. Mohammed Abed/AFP

Pertempuran Israel dan Hamas yang berlangsung hampir lima bulan menyebabkan persediaan makanan dan kebutuhan pokok lainnya semakin menipis. Akibatnya, harga-harga di Gaza pun melonjak. Mohammed Abed/AFP
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terbatasnya persediaan kebutuhan pokok tak sebanding dengan tingginya permintaan. Hal itu menyebabkan lonjakan harga di Gaza menjadi tak terkendali. Mohammed Abed/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di tengah kondisi tersebut, tiba-tiba muncul sekelompok pria bertopeng dan berpakaian serba hitam. Mereka membawa senjata berupa pentungan atau tongkat kayu. Mohammed Abed/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mereka, yang menamakan diri sebagai 'Komite Perlindungan Publik', berpatroli di pasar-pasar untuk mengendalikan harga bahan makanan dan kebutuhan pokok. Mohammed Abed/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pasukan bertopeng ini melarang para pedagang pasar untuk mengambil banyak keuntungan dengan menaikkan harga barang dan menghukum mereka yang ketahuan mengeksploitasi kebutuhan masyarakat. Mohammed Abed/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seorang pria, yang mengaku sebagai sebagai anggota kelompok ketika dihubungi Reuters melalui telepon, mengatakan tindakan mereka diperlukan untuk menegakkan hukum dan ketertiban karena polisi tidak lagi berpatroli di jalan-jalan setelah Gaza menjadi sasaran serangan Israel. Mohammed Abed/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Diketahui, Kota Rafah di bagian selatan Jalur Gaza telah menjadi rumah bagi jutaan warga Palestina yang melarikan diri dari kehancuran di wilayah lainnya. Mohammed Abed/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara, agresi militer Israel di Jalur Gaza, yang dimulai sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, telah menewaskan lebih dari 30.000 warga Palestina. Sebagian besar korbannya adalah perempuan dan anak-anak. Mohammed Abed/AFP

Rekomendasi