Advertisement
Seorang pria duduk di atas puing-puing bangunan rumahnya yang runtuh akibat gempuran Israel di Rafah, Jalur Gaza, Palestina, pada Senin (9/10/2023). Gempuran Israel untuk membalas serangan Hamas menyisakan duka mendalam bagi warga Jalur Gaza.
Advertisement
Serangan tanpa ampun yang dilancarkan Israel telah membuat bangunan-bangunan di Jalur Gaza runtuh seketika, termasuk gedung apartemen.
Akibatnya, banyak warga sipil di Jalur Gaza yang kini kehilangan tempat tinggal setelah rumahnya luluh lantak. Mereka terancam menjadi tunawisma.
Selain itu, warga Jalur Gaza juga kehilangan orang- orang tercinta yang tewas akibat serangan Israel.
Menurut Reuters pada Senin (9/10), serangan balasan Israel terhadap Hamas di Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 400 orang, termasuk 20 anak-anak.
Advertisement
Momen memilukan ketika sekelompok pria mengevakuasi jasad seorang anak dari lokasi serangan udara Israel di kamp pengungian Jabalia, Jalur Gaza, Senin (9/10/2023).
Seorang warga menangis histeris setelah kematian anggota keluarganya akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, Senin (9/10/2023).
Seorang pria memangku jasad anaknya, yang tewas karena serangan udara Israel, ketika hendak dimakamkan di Jalur Gaza, Palestina, Senin (9/10/2023).
Advertisement
Sejumlah wanita berduka ketika menghadiri pemakaman kerabatnya yang meninggal karena serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, Senin (9/10/2023).