Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fosil Telur Ungkap Banyak Misteri Masa Lalu, Dari Iklim hingga Perhiasan

Fosil Telur Ungkap Banyak Misteri Masa Lalu, Dari Iklim hingga Perhiasan Fosil telur dinosaurus. ©https://a-z-animals.com/

Merdeka.com - Telur sudah ada selama lebih dari 200 juta tahun lalu. Selama itu, ribuan telur dihasilkan oleh burung, reptil bahkan dinosaurus. Kini, kita sering menjumpai sisa "peninggalan" mereka.

Penemuan fosil cangkang telur sering terjadi. Tanpa sadar, penemuan ini memberi informasi tentang kehidupan makhluk purba, seperti bagaimana pola perilaku mereka, sampai bagaimana cangkang mereka mampu menjelaskan perubahan iklim, jawaban suhu tubuh, dijadikan perhiasan oleh manusia purba, hingga alasan kepunahan sang pemilik telur.

Informasi apa saja yang diperoleh dari fosil-fosil telur tersebut? Simak penjelasan yang dilansir dari CNN.

Fosil telur dapat memberi informasi mengenai suhu tubuh dinosaurus. Asisten profesor Departemen Geologi dan Geofisika asal Universitas Yale, Pincelli Hull, menyebut telur dinosaurus dapat berfungsi sebagai "termometer kuno".

"Telur, karena mereka terbentuk di dalam dinosaurus, bertindak seperti termometer kuno," ujar Hull.

Burung paling berbahaya di dunia

berbahaya di dunia rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain itu, ada juga fosil telur yang menunjukkan manusia pernah membesarkan burung paling berbahaya di dunia.

Fosil telur tersebut ditemukan di dua situs pra sejarah di Papua Nugini. Telur tersebut diklaim milik burung kasuari, yang dikenal memiliki cakar mirip belati dan hidup 18.000 tahun lalu.

Fakta unik lain dari penemuan fosil telur adalah jika peninggalan pra sejarah ini pernah menjadi perhiasan untuk kalangan menengah atas.

Perhiasan tersebut terbuat dari cangkang telur burung unta. Perhiasan cangkang telur ini dapat ditemukan di situs arkeologi di seluruh Afrika. Ternyata, telur burung unta Afrika mengandung geokimia yang berbeda, yang mengindikasikan jika perhiasan ini dibawa dari suatu tempat ke tempat lain.

Fosil telur juga membantu menjawab alasan tak biasa dari kepunahan makhluk tersebut. Makhluk ini adalah burung Geyornis dengan tinggi 2 meter yang hidup 47.000 tahun lalu.

Kehidupan masa purba

purba rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Fosil telur mereka ditemukan di Australia dan memiliki pola bekas bakaran di cangkangnya. Ahli menduga jika masyarakat kuno dahulu sering mengonsumsi telur burung di api darurat.

Sedangkan fosil telur lainnya juga memberi informasi mengenai adanya perubahan iklim. Sebuah fosil cangkang telur penguin, burung unta, dan emu berhasil mengungkapkan krisis iklim di Antartika kuno, Afrika Selatan, dan Australia.

Telur-telur tersebut telah dianalisis dengan hasil mereka mengubah waktu bertelur menjadi 25 hari lebih cepat. Hal ini menunjukkan ada perubahan iklim pada masa itu.

Berdasarkan hasil penemuan di atas, fosil cangkang telur dinosaurus dapat menjadi sumber informasi yang menarik karena menjelaskan beragam kehidupan masa purba, baik dari pemilik telur itu sendiri maupun manusia yang memanfaatkan cangkang telur itu.

 

Reporter magang: Yobel Nathania

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP