Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demi pariwisata, presiden China serukan 'revolusi toilet'

Demi pariwisata, presiden China serukan 'revolusi toilet' Xi Jinping sambut Donald Trump di Balai Agung Rakyat. ©REUTERS

Merdeka.com - Kurang tersedianya toilet layak menjadi masalah paling krusial dialami oleh China. Oleh karena itu, pemerintah berupaya untuk 'merevolusi' toilet-toilet pribadi maupun umum di negara tersebut agar kualitas hidup masyarakatnya semakin meningkat.

"Masalah toilet bukanlah hal kecil. Ini adalah aspek penting dalam rangka pembangunan kota dan pedesaan yang lebih beradab," kata Presiden China Xi, dikutip dari laman The Star, Senin (27/11).

Program 'revolusi toilet' yang diluncurkan oleh Jinping sejak 2015 lalu ini tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki kualitas hidup penduduk, tetapi juga untuk meningkatkan industri pariwisata. Saat ini, pemerintah masih mendorong perbaikan toilet yang disesuaikan dengan standar industri pariwisata

"Sebagai negara yang industri pariwisatanya masih berkembang, China masih memerlukan peningkatan di berbagai aspek baik yang terlihat maupun tidak terlihat untuk menarik para pelancong luar," jelas Xi.

Sejak menjabat sebagai presiden pada 2012, Xi sering mengunjungi rumah-rumah di pedesaan untuk melihat kondisi masyarakat di lingkungan tersebut. Dia melihat penduduk setempat masih menggunakan toilet umum dan dia pun menekankan pihak berwenang untuk memodernisasi desa sehingga memiliki toilet layak dan bersih.

China telah merenovasi sebanyak 68.000 toilet dalam tiga tahun terakhir sejak program revolusi toilet diluncurkan. Jumlah tersebut masih 19 persen dari target yang direncanakan pemerintah.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP