Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bermacam alasan lelaki Jepang ogah masuk ke industri esek-esek

Bermacam alasan lelaki Jepang ogah masuk ke industri esek-esek Ilustrasi bintang porno. ©2013 Merdeka.com/rocketnews24.com

Merdeka.com - Industri porno Jepang sebenarnya di titik menggairahkan lantaran saban tahun pemain-pemain baru terus membanjiri industri ini. Namun sayang tidak ada keseimbangan lantaran peminatnya kebanyakan kaum hawa dan hanya sedikit kaum adamnya.

Pemain film porno lelaki bahkan populasinya lebih jarang dari jumlah harimau Bengali. "Hanya ada sekitar 70 aktor porno Jepang, ini jumlahnya bahkan kurang dari populasi harimau Bengali sebanyak 2.500-an ekor," ujar Shimiken, salah satu aktor film panas Negeri Sakura itu seperti dilansir harian the Independent (12/9).

Perbandingan ini jelas tak seimbang lantaran saban tahun peminat perempuan di industri esek-esek mencapai 6.000 orang.

Shimiken telah berkicau di jejaring sosial Twitter miliknya agar lebih banyak lagi lelaki yang menekuni profesi ini. Dia mengatakan porno Jepang telah mendapatkan pasarnya tersendiri di hiburan panas dunia.

Menurut kotaku.com (12/9), banyak lelaki Jepang tidak memiliki postur tubuh yang keren alias kerempeng. Kurang sedap dipandang mata jika harus beraksi di film porno. Selain itu Jepang masuk dalam lima besar negara yang lelakinya berpenis kecil. Saat ereksi bahkan kelamin itu rata-rata hanya sepanjang delapan sentimeter.

Selain itu gaji awal diterima bintang esek-esek lelaki masih kalah dibanding aktris porno amatiran. Mungkin itu sebabnya banyak pria kurang berminat di industri panas ini.

(mdk/din)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP