AS-Jepang siap menyerang kalau Korut menguji misil lagi

Senin, 31 Juli 2017 17:03 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
AS-Jepang siap menyerang kalau Korut menguji misil lagi Korea Utara luncurkan rudal Hwasong-14. ©REUTERS/KCNA

Merdeka.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyetujui perlunya tindakan lebih di Korea Utara.

Hal ini disetujui usai Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley mengatakan dalam sebuah pernyataan jika China harus segera menentukan 'posisinya' dengan Korea Utara. Haley juga menuturkan Jepang dan Korea Selatan harus melakukan tindakan lebih di Semenanjung Korea.

Sementara itu, Abe menuturkan setelah bercakap dengan Trump, disebutkan jika upaya berulang dari masyarakat internasional belum menemukan solusi damai untuk Pyongyang. Karenanya dia dan pengusaha New York itu sepakat untuk memberikan sanksi lebih, tak hanya sekedar peringatan saja ke Korut.

Dilansir dari laman AFP, Senin (31/7), Abe juga meminta Rusia dan China menanggapi hal ini dengan serius.

"Masyarakat internasional, termasuk Rusia dan China, kita perlu menanggapi hal ini dan meningkatkan tekanan," tutur Abe.

Meski mengatakan AS-Jepang akan mengambil tindakan nyata, namun Abe tidak memberikan rinciannya. Abe dan Trump juga tidak membahas tindakan militer melawan Korea Utara.

"Mereka (Abe-Trump) tidak membahas tindakan militer melawan Korea Utara dan apa yang mereka sebut persimpangan 'garis merah' oleh Pyongyang," ujar Juru Bicara Kabinet Koichi Hagiuda.

Gedung Putih dalam pernyataannya, mengatakan kedua pemimpin tersebut setuju jika Korea Utara menimbulkan ancaman serius kepada AS, Korsel, Jepang dan negara lainnya. Sementara itu, Trump menegaskan kembali komitmen untuk membela Tokyo dan Seoul dari serangan apapun.

"Kami akan membela Jepang dan Korea Selatan dari serangan apapun, itu komitmen kami. Akan kami penuhi dengan menggunakan kemampuan Amerika Serikat secara penuh," ujar Gedung Putih.

Korea Utara kembali melakukan uji coba rudal balistik antarbenua pada Sabtu lalu. Tes kali ini dilakukan untuk membuktikan kemampuan mereka menyerang daratan AS.

Uji coba kemarin membuat Trump marah. Lewat akun Twitter miliknya, Trump mengaku sangat kecewa dengan China dan menuturkan bahwa Beijing mengambil untuk dari perdagangan Negeri Paman Sam, namun tidak melakukan tindakan apapun bagi Korea Utara. [ary]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini