Sebanyak 500 roket tercatat diluncurkan Hizbullah bombardir Israel dalam satu hari. Sebagian bisa ditangkis, yang lainnya berhasil mendarat di tanah Israel. Serangan Hizbullah meningkat tajam.
Menurut surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, Hizbullah telah melakukan serangan roket berkelanjutan yang menargetkan pasukan tentara Israel yang beroperasi di Lebanon selatan dan daerah-daerah di dalam Israel, dikutip Jumat (27/3).
Laporan tersebut mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, para pejuang Hizbullah telah meluncurkan sekitar 150 hingga 200 roket setiap hari, dengan sekitar 70% diarahkan ke pasukan Israel yang maju dan sekitar 30% melintasi wilayah Israel. Sebagian besar roket yang ditujukan ke daerah berpenduduk berhasil dicegat, menurut surat kabar tersebut.
Pada hari Rabu, laju serangan meningkat secara signifikan, mencapai perkiraan 500 peluncuran, dengan sekitar 100 roket memasuki wilayah Israel, beberapa di antaranya dicegat sementara yang lain mendarat.
Advertisement
Surat kabar tersebut mencatat bahwa pasukan Israel yang diserang mengandalkan sistem Iron Dome, sementara tentara berlindung di dalam kendaraan militer selama pengeboman. Ditambahkan pula bahwa beberapa tentara terluka akibat pecahan peluru dalam serangan baru-baru ini.
Menurut laporan tersebut, para pejuang Hizbullah menggunakan taktik peluncuran cepat dan mobile, menembakkan roket dari jauh di dalam area tersebut sebelum dengan cepat berpindah tempat — baik dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan — untuk menghindari deteksi dan serangan balasan.