Informasi mandi malam mengakibatkan paru-paru basah beredar di media sosial. Penyebar informasi menyebutkan jika seseorang mandi malam dengan air dingin, maka akan mengalami sesak napas, batuk, hingga menggigil.
Penelusuran
Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Hasilnya informasi tersebut adalah tidak benar.
Dalam artikel halodoc berjudul "Ini Penjelasan tentang Istilah Paru-Paru Basah" pada 11 November 2020, dijelaskan bahwa penyebab paru-paru basah karena berbagai infeksi virus dan bakteri.
Ada beberapa hal yang bisa sebabkan seseorang alami paru-paru basah, yaitu:
1. Infeksi Bakteri
Bakteri penyebab paru-paru basah yang paling umum adalah Streptococcus pneumoniae. Kemudian bakteri Legionella pneumophila, Mycoplasma pneumoniae, Staphylococcus aureus, dan Haemophilus influenzae. Biasanya disebabkan oleh penularan kuman dari orang lain atau akibat penggunaan alat ventilator dalam jangka panjang.
2. Infeksi Virus
Virus yang menyebabkan penyakit flu, bronkitis, dan bronkiolitis merupakan penyebab umum paru-paru basah pada balita. Paru-paru basah jenis ini umumnya lebih ringan dan bisa sembuh tanpa pengobatan dalam 1-3 minggu. Meski begitu, ada juga orang yang bisa menjadi semakin berat sehingga perlu segera diberi pengobatan.
3. Infeksi Jamur
Paru-paru basah karena infeksi jamur biasanya terjadi pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Infeksi juga dapat terjadi jika seseorang tak sengaja menghirup jamur dari tanah atau kotoran burung. Beberapa jamur yang bisa menyebabkan paru-paru basah adalah Pneumocystis jirovecii, Cryptococcus, dan Histoplasmosis.
Kesimpulan
Informasi mandi malam bisa mengakibatkan paru-paru basah adalah hoaks. Paru-paru basah terjadi karena infeksi virus, bakteri maupun jamur. Bukan karena mandi malam hari.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.