Gol tunggal yang dicetak oleh John McGinn menandai berakhirnya penantian panjang Timnas Skotlandia di Piala Dunia.
Kemenangan 1-0 atas Haiti di Boston, yang terjadi pada Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (14-6-2026) pagi WIB, merupakan kemenangan pertama bagi tim Tartan Army setelah 36 tahun.
Ribuan suporter Skotlandia yang memenuhi stadion di Boston untuk memberikan dukungan luar biasa, menjadi latar belakang momen bersejarah ini.
McGinn berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-28, yang sekaligus mengakhiri rentang waktu 10.244 hari sejak gol terakhir Skotlandia di Piala Dunia, yang dicetak oleh Craig Burley pada edisi 1998.
Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi Skotlandia di Piala Dunia sejak 1990, ketika mereka berhasil mengalahkan Swedia dengan skor 2-1.
Namun, kemenangan Skotlandia tidaklah mudah karena setelah tertinggal, Haiti menunjukkan permainan yang lebih agresif pada babak kedua dan beberapa kali mengancam pertahanan Skotlandia.
Peluang terbaik bagi Haiti untuk menyamakan kedudukan muncul menjelang akhir pertandingan. Sundulan dari Frantzdy Pierrot hampir saja membobol gawang Skotlandia, tetapi bola meluncur tipis di sisi gawang.
Meskipun demikian, Skotlandia berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang berbunyi, dan meraih tiga poin yang sangat berharga dalam ajang Piala Dunia ini.
Advertisement
Posisi Teratas Grup C
Pada pertandingan ini, data yang disediakan oleh FIFA menunjukkan bahwa kedua tim memiliki dominasi yang hampir seimbang dalam permainan.
Penguasaan bola oleh Haiti tercatat sebesar 47 persen, sedangkan Skotlandia berada di angka 43 persen.
Haiti berjuang keras untuk menipiskan ketertinggalan setelah mereka tertinggal 0-1 sejak menit ke-28. Usaha tersebut terlihat dari catatan mereka yang menciptakan 15 tembakan, di mana dua di antaranya tepat sasaran dan sembilan meleset. Di sisi lain, Skotlandia hanya mampu melepaskan sembilan tembakan dalam pertandingan ini.
Kemenangan yang diraih Skotlandia ini mengantarkan mereka ke posisi teratas klasemen Grup C, yang dikenal sebagai salah satu grup tersulit dalam Piala Dunia 2026.
Beberapa jam sebelum pertandingan ini, dua tim yang juga berada dalam jajaran 10 besar dunia, Brasil dan Maroko, bermain imbang dengan skor 1-1 di New Jersey.
Hasil ini menunjukkan ketatnya persaingan di grup tersebut, di mana setiap tim berusaha keras untuk meraih hasil maksimal demi melanjutkan langkah mereka di turnamen.
Advertisement
Susunan Pemain
Haiti (4-4-2): Placide (K); Arcus, Ade, Delcroix, Experience; Bellegarde, Jean Jacques; Deedson, Providence, Isidor, Pierrot. Pelatih: M. Sebastien Migne.
Skotlandia (4-4-2): Gunn (K); Hickey, Robertson, Hanley, Hendry; McTominay, McGinn, Ferguson; Adams, Gannon-Doak, Shankland. Pelatih: Steve Clark.
Dalam pertandingan ini, kedua tim menampilkan formasi 4-4-2, yang merupakan strategi klasik dalam sepak bola. Haiti, di bawah arahan pelatih M. Sebastien Migne, mengandalkan pemain-pemain seperti Placide di posisi kiper dan pasangan penyerang Deedson serta Providence. Di sisi lain, Skotlandia yang dilatih oleh Steve Clark juga menampilkan kekuatan di lini belakang dengan Gunn sebagai penjaga gawang dan kombinasi gelandang yang solid seperti McTominay dan McGinn. Pertandingan ini diharapkan berlangsung ketat dan menarik, mengingat kedua tim memiliki kualitas yang cukup baik.
Dengan menggunakan formasi yang sama, kedua tim diharapkan dapat saling beradaptasi dan mencari celah untuk mencetak gol. Pemain kunci seperti Adams dan Pierrot diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam serangan. Selain itu, taktik pelatih masing-masing tim akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan. Dalam sepak bola, pertemuan antara dua tim dengan taktik yang seimbang sering kali menghasilkan pertandingan yang menarik dan penuh drama. Dengan demikian, para penggemar sepak bola pasti akan menantikan aksi seru dari kedua tim ini.