Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, memberikan komentar mengenai debut Mauro Zijlstra yang berlangsung saat melawan Bali United di BRI Super League 2025/2026.
Zijlstra baru saja bergabung dengan Persija melalui bursa transfer paruh musim, setelah sebelumnya bermain di klub Eredivisie 2025/2026, FC Volendam.
Pemain berusia 21 tahun tersebut resmi diperkenalkan oleh Persija pada tanggal 4 Februari 2026. Meskipun demikian, kesempatan pertamanya untuk tampil di lapangan baru terjadi sebelas hari setelah pengumuman tersebut.
Pada pekan ke-20, Zijlstra sebenarnya telah terdaftar dalam skuad ketika Persija mengalami kekalahan 0-2 dari Arema FC pada 8 Februari 2026, tetapi ia belum diberikan peluang untuk bermain saat itu.
Advertisement
Jadi Pemain Pengganti
Pada Minggu malam, 15 Februari 2026, Zijlstra akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya ketika bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dalam pertandingan pekan ke-21.
Dia masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti pada menit ke-74, menggantikan Gustavo Almeida, yang menjadi pencetak gol tunggal untuk Persija di menit ketujuh.
Selama 16 menit waktu normal dan tambahan 12 menit injury time, Zijlstra berhasil membantu mempertahankan keunggulan Persija dengan skor 1-0 atas Bali United hingga pertandingan berakhir.
Penampilan solidnya dalam waktu singkat itu menjadi catatan penting bagi tim dan menunjukkan potensi yang dimilikinya.
Advertisement
Proses Adaptasi
Ricky Nelson memahami bahwa performa Zijlstra belum sepenuhnya cocok dengan tim Persija. Menurutnya, pesepak bola yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, tersebut masih berada dalam tahap penyesuaian.
"Jadi kalau untuk Mauro, ini pertandingan pertama buat dia. Jadi pasti dia belum akan maksimal," ungkap Ricky Nelson.
"Sebab, dia baru beradaptasi juga dengan situasi kompetisi yang sangat ketat ini," lanjutnya, yang merupakan asisten pelatih Mauricio Souza di Persija.