Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan klarifikasi mengenai rumor yang mengaitkan timnya dengan seorang bek asal Belanda dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Pemain yang dimaksud adalah Jop van der Avert.
Van Gastel mengatakan telah mendengar isu tersebut dan mengakui bahwa timnya memang sedang mencari tambahan pemain belakang untuk memperkuat skuad.
"Saya tahu (rumor) itu karena manajemen sedang bekerja keras. Semua orang sudah melihat apa yang terjadi di pertandingan terakhir. Kami kekurangan pemain, terutama di lini belakang," ujarnya setelah latihan di Stadion Mandala Krida, pada Kamis (29/1/2026).
"Jadi saya meminta manajemen untuk mencari solusi, mencari pemain bertahan. Mereka sedang bekerja keras untuk masalah ini, tapi untuk saat ini kami masih menunggu."
Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan tim dalam memperbaiki performa, terutama di sektor pertahanan yang dinilai lemah.
Van Gastel berharap manajemen dapat segera menemukan pemain yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan tim, agar PSIM Yogyakarta dapat tampil lebih kompetitif di sisa musim ini.
Advertisement
Pelatih yang berasal dari Belanda tersebut memberikan apresiasi terhadap tindakan cepat manajemen dalam menanggapi kebutuhan tim.
Van Gastel berharap agar masalah di lini pertahanan dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat. "Saya sangat berterima kasih manajemen melihat masalah yang kami hadapi dan mencoba menyelesaikannya. Jadi saya harap kita bisa segera membereskannya," ungkapnya.
"Kami kekurangan bek. Anda bisa lihat saat lawan Persebaya Surabaya, saya akhirnya memasang Rio Hardiawan dan Rakhmatsho Rakhmatzoda di bek tengah. Dan kami kebobolan gol."
Meskipun demikian, dia tidak menyalahkan kedua pemain tersebut.
"Saya tidak menyalahkan mereka, tapi ya, itu bukan zona nyaman mereka. Mereka melakukannya untuk tim, jadi saya sangat berterima kasih tapi saya tahu mereka menjadi rentan," lanjut pelatih yang kini berusia 53 tahun itu.
Advertisement
Ketika ditanya tentang Jop van der Avert, Jean-Paul van Gastel mengungkapkan bahwa ia tidak mengenal bek berusia 25 tahun itu secara pribadi. Namun, ia pernah berhadapan langsung dengan Jop ketika bermain di Liga 2 Belanda.
"Tidak, saya tidak mengenalnya secara pribadi. Saya pernah bermain melawannya saat dia bermain di Dordrecht di Liga kedua di Belanda. Intinya kami sedang mencari pemain bertahan karena kami kekurangan pemain bertahan," ujarnya.
Jean-Paul menambahkan bahwa saat ini timnya sedang mencari pemain untuk posisi tertentu, namun proses tersebut cukup sulit selama jendela transfer ini.
"Kami mencari untuk posisi tertentu dan cukup sulit di jendela transfer ini karena banyak pemain mengakhiri musim di akhir November 2025. Jadi butuh sedikit waktu untuk membuat mereka fit kembali. Jadi ini menantang bagi manajemen," imbuhnya.
Advertisement
Terkait kemungkinan Jop van der Avert bergabung dengan PSIM, Van Gastel enggan memberikan spekulasi berlebihan. Ia merasa optimis bisa merekrut pemain tersebut, namun keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan manajemen.
"Persentase gabung? Saya tidak tahu. Anda harus berbicara dengan manajemen. Namun, jika saya sedikit mendorong, mungkin angkanya bisa mencapai 99 persen. Tapi pada akhirnya, ini tergantung pada manajemen dan anggaran," jelas Van Gastel.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada manajemen yang telah memperhatikan permasalahan yang ada.
"Saya sangat berterima kasih manajemen melihat masalah yang kita punya. Itu sinyal bagus karena pada dasarnya tidak ada anggaran, tetapi kami meminjamkan beberapa pemain untuk menciptakan anggaran dan semoga para investor bisa membantu sedikit, sehingga kita bisa melakukan sesuatu," tutupnya.