Rapor Maarten Paes yang Jadi Andalan Ajax di Eredivisie: Ketiban Berkah dari Badai Cedera, Bakal Tetap Jadi Pilihan Utama Musim Depan

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menunjukkan penampilan luar biasa sejak ia bergabung dengan Ajax Amsterdam.

Radifa Arsa
Oleh Radifa Arsa - Reporter
Rapor Maarten Paes yang Jadi Andalan Ajax di Eredivisie: Ketiban Berkah dari Badai Cedera, Bakal Tetap Jadi Pilihan Utama Musim Depan
Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (I (Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (I)

Pada paruh musim Eredivisie 2025/2026, Maarten Paes, penjaga gawang Timnas Indonesia, menunjukkan performa yang sangat mengesankan setelah bergabung dengan Ajax Amsterdam. Pertanyaannya kini adalah, seberapa besar peluang kiper asal Belanda ini untuk menjadi andalan tim pada musim mendatang?

Dalam pertandingan terbaru, Maarten Paes berhasil menjaga gawangnya tetap aman dari kebobolan saat Ajax Amsterdam menaklukkan Heracles Almelo dengan skor 3-0 di Asito Stadion pada hari Minggu, 12 April 2026. Dengan penampilan gemilang tersebut, kiper berusia 27 tahun ini telah menambah koleksi cleansheet-nya bersama Ajax, mencatatkan tiga kali nirbobol dan hanya kebobolan tujuh gol dalam tujuh pertandingan di Eredivisie.

Melihat komposisi penjaga gawang yang ada saat ini, ada kemungkinan besar bahwa kiper andalan Timnas Indonesia tersebut akan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax untuk musim depan. Berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai performa Maarten Paes di Ajax Amsterdam.

Nasib Baik Maarten Paes

Rapor Maarten Paes yang Jadi Andalan Ajax di Eredivisie: Ketiban Berkah dari Badai Cedera, Bakal Tetap Jadi Pilihan Utama Musim Depan
Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (I Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (I

Bergabungnya Maarten Paes ke Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim dingin lalu tidak direncanakan untuk menjadikannya sebagai kiper utama. Ia awalnya diambil karena kiper cadangan, Remko Pasveer, menarik perhatian klub lain. Oleh karena itu, Ajax harus segera mencari pengganti untuk Pasveer. Akhirnya, pilihan jatuh kepada Maarten Paes. Pada awalnya, Paes hanya direkrut untuk menjadi pelapis bagi penjaga gawang utama, Vitezslav Jaros. Namun, situasi berubah ketika Jaros mengalami cedera serius saat latihan. Kiper yang dipinjam dari Liverpool itu dipastikan harus menjalani operasi, sehingga ia harus mengakhiri musim lebih awal. Dalam keadaan inilah, Paes menjadi andalan tim.

Meskipun baru bergabung, Paes sempat duduk di bangku cadangan saat Ajax meraih kemenangan 4-1 atas Fortuna Sittard di pekan ke-23. Namun, pada pekan berikutnya, ia langsung tampil sebagai starter dan mencetak debutnya melawan NEC Nijmegen. Situasi ini menunjukkan bahwa kehadiran Paes menjadi sangat vital bagi tim, terutama setelah cedera yang dialami Jaros. Dengan demikian, Paes tidak hanya mendapatkan kesempatan bermain, tetapi juga menunjukkan kemampuannya di lapangan. Keberanian dan ketangguhannya dalam menghadapi tekanan menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan kariernya di Ajax.

Tidak Memiliki Pesaing yang Kuat

Rapor Maarten Paes yang Jadi Andalan Ajax di Eredivisie: Ketiban Berkah dari Badai Cedera, Bakal Tetap Jadi Pilihan Utama Musim Depan
Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (I Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (I

Posisi Paes saat ini dipenuhi dengan harapan untuk menjadi andalan di musim depan, disebabkan oleh kurangnya saingan di posisi penjaga gawang Ajax Amsterdam. Saat ini, dia adalah satu-satunya kiper berpengalaman yang ada dalam tim. Sementara itu, terdapat satu penjaga gawang muda, Joeri Heerkens, yang dipersiapkan sebagai pelapis. Namun, Heerkens yang berusia 19 tahun masih memiliki keterbatasan pengalaman, terutama dalam kompetisi di level tertinggi.

Kondisi semakin buruk ketika Heerkens mengalami cedera pada pergelangan kakinya saat bermain untuk Ajax U-21. Cedera ini membuatnya harus mengikuti jejak seniornya, Jaros, yang sudah lebih dulu mengakhiri musim. Dengan situasi ini, pilihan kiper yang dapat diandalkan Ajax hingga akhir musim hanya tersisa pada Paes. Kiper-kiper lain yang ada di tim masih sangat muda dan memiliki sedikit pengalaman bermain.

Andalan di Musim Depan?

Komposisi kiper Ajax pada pertandingan terakhir yang berhasil mengalahkan Heracles Almelo menunjukkan hal yang menarik. Selain Maarten Paes yang menjabat sebagai kiper utama, terdapat dua penjaga gawang muda di bangku cadangan yang menarik perhatian, yaitu Paul Reverson dan Aymean El Hani. Keduanya merupakan produk dari Ajax U-21 yang berkompetisi di Keuken Kampioen Divisie, liga kedua Belanda. Paul Reverson sudah beberapa kali dipanggil ke tim utama Ajax, meskipun hingga kini ia belum mendapatkan kesempatan untuk menjalani debut. Sementara itu, Aymean El Hani, yang baru berusia 18 tahun, mencatatkan namanya untuk pertama kali dalam daftar pemain Ajax.

Jika komposisi kiper ini tetap dipertahankan, sangat mungkin Maarten Paes akan terus menjadi kiper utama Ajax di musim depan. Namun, masa depannya juga akan dipengaruhi oleh aktivitas Ajax di bursa transfer musim panas yang akan datang. Dengan begitu, keputusan mengenai posisi kiper utama Ajax bisa berubah tergantung pada kebijakan klub dan pemain yang mungkin didatangkan. Situasi ini tentu menarik untuk diikuti, mengingat perkembangan pemain muda di Ajax yang selalu menjadi sorotan.

Rekomendasi