Legenda Manchester United, Paul Scholes, memiliki pandangan yang berbeda dengan Ruben Amorim terkait masa depan manajer tim di klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut. Scholes meyakini bahwa Amorim akan diberikan 'banyak waktu' untuk membangun kembali Manchester United, meskipun Amorim sendiri meragukan akan mendapatkan kesabaran yang sama seperti yang diperoleh Mikel Arteta di Arsenal.
Saat ini, harapan satu-satunya bagi Manchester United untuk meraih trofi musim ini terletak pada Liga Europa. Jika mereka berhasil menjadi juara di kompetisi itu, mereka akan mendapatkan tiket untuk berpartisipasi di Liga Champions musim 2025/2026. Dengan posisi mereka yang kini berada di peringkat ke-14 Liga Inggris, peluang untuk lolos ke kompetisi Eropa melalui jalur liga tampak sangat tipis. Hal ini semakin menegaskan betapa pentingnya menjuarai Liga Europa bagi tim tersebut.
Ruben Amorim berharap timnya bisa meraih kesuksesan di Eropa guna menyelamatkan musim yang sulit ini. Namun, setelah hasil imbang 1-1 melawan Real Sociedad, Amorim tampak merasakan tekanan yang cukup besar. Ketika ditanya apakah ia melihat kesamaan antara dirinya dan Mikel Arteta, Amorim menjawab, "Saya tidak merasakannya. Saya tidak akan memiliki waktu sebanyak yang dimiliki Arteta. Saya merasa demikian."
Ia melanjutkan, "Ini adalah klub yang berbeda. Jadi, kami hanya perlu bertahan dengan para pemain saat melawan Arsenal pada hari Minggu dan terus berjuang dalam pertandingan ini."
Amorim juga menekankan, "Saya pikir ini adalah klub yang berbeda. Dalam hal itu, cara Arteta menangani situasi adalah inspirasi bagi semua orang, tetapi saya tidak akan mendapatkan waktu seperti yang ia dapatkan," ujarnya.
Advertisement
Paul Scholes Yakin Ruben Amorim Akan Baik-baik Saja
Sementara itu, Paul Scholes, yang kini berperan sebagai pundit di TNT Sports di San Sebastian, menyampaikan pandangan yang lebih positif mengenai masa depan Amorim di Manchester United. Ia berpendapat, "Saya rasa tekanan terhadapnya belum terlalu besar," yang menunjukkan keyakinannya bahwa situasi saat ini masih dapat dikelola dengan baik oleh Amorim.
Scholes menambahkan, "Saya pikir dia baik-baik saja. Dia akan mendapatkan banyak waktu sekarang, dia perlu membangun kembali klub ini dan belum benar-benar mendatangkan pemain pilihannya."
"Ada banyak aspek yang harus diperbaiki dan dia butuh tiga atau empat jendela transfer untuk membawa klub kembali ke tempat yang seharusnya," imbuhnya.
Advertisement
Beri Kepercayaan
Paul Scholes menekankan pentingnya memberikan dukungan kepada Ruben Amorim, alih-alih memecatnya dan mencari pelatih baru di tengah musim. "Saya pikir mereka harus bertahan dengannya. Ke mana lagi mereka bisa pergi? Dia adalah manajer muda yang cerdas, berbicara dengan baik, dan ada begitu banyak hal yang terjadi di belakang layar yang tidak membantu. Mari kita beri dia waktu dan dukungan untuk membawa tim ini maju," ungkap Scholes.
Di akhir pekan ini, Ruben Amorim diperkirakan akan menurunkan tim terbaiknya saat menghadapi Arsenal. Namun, beberapa penggemar mulai meragukan apakah pelatih berusia 40 tahun itu seharusnya lebih fokus pada leg kedua melawan Real Sociedad yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Pertandingan melawan Sociedad di Old Trafford hanya akan berlangsung empat hari setelah laga melawan Arsenal di Liga Inggris. Oleh karena itu, keputusan Amorim dalam melakukan rotasi pemain akan sangat menentukan nasib Manchester United di kedua kompetisi tersebut.
Sumber: Manchester Evening News