Permasalahan yang berkepanjangan mengenai gaji yang belum dibayarkan oleh manajemen PSM Makassar kepada pemain dan staf tim tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performa Juku Eja. Hal ini terbukti dengan konsistensi mereka yang tetap terjaga. Dalam BRI Liga 1 2024/2025, PSM Makassar menduduki posisi ke-10 dalam klasemen sementara dengan perolehan 31 poin. Sementara itu, di ASEAN Club Championship 2024/2025, Juku Eja berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan wakil Vietnam, Dong A Thanh Hoa, dengan skor 3-0 pada matchday kelima yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Rabu malam (5/2/2025).
PSM Makassar menempati posisi runner-up di klasemen grup A dengan total 10 poin. Tiga gol yang membawa kemenangan bagi PSM dicetak oleh Daisuke Sakai pada menit 45'+3, serta brace dari Nermin Haljeta yang terjadi pada menit ke-47 dan 76'. Namun, di tengah keberhasilan tersebut, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, harus menerima kartu merah. Ini berarti ia tidak akan dapat mendampingi timnya saat menghadapi juara grup B, Cong An Hanoi, pada bulan April mendatang. Cong An Hanoi sendiri dijadwalkan akan bertanding melawan wakil Indonesia lainnya, Borneo FC, pada malam Kamis (6/2/2025).
Advertisement
Abaikan untuk Sementara Masalah Gaji
Ahmad Amiruddin, asisten pelatih PSM Makassar, mengungkapkan setelah pertandingan bahwa masalah gaji adalah isu utama yang dihadapi oleh PSM di musim ini. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi alasan bagi timnya untuk tampil buruk dalam setiap pertandingan. Ia menyatakan bahwa membawa nama Indonesia di pentas Asia Tenggara merupakan motivasi besar yang membuat timnya mampu menunjukkan performa yang baik di ASEAN Club Championship musim ini.
“Secara keseluruhan, masalah gaji memang menjadi hal utama. Namun, kami sudah memberikan motivasi kepada pemain bahwa permasalahan ini bisa dibicarakan setelah pertandingan. Kami harus fokus dulu karena membawa nama Indonesia,” bebernya.
“Lupakan sejenak masalah gaji dan bagaimana kami bisa meraih hasil maksimal untuk tim serta negara ini. Ini juga jadi kesempatan yang bagus untuk pemain karena tidak semua tim bisa bermain di kompetisi ini," imbuhnya.