Aib Sepak Bola Timur Tengah jadi Sorotan Dunia Setelah Laga Bahrain vs Timnas Indonesia, jadi Bahan Ledekan

Dunia sedang menyoroti kontroversi pertandingan Bahrain versus Timnas Indonesia pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Wiwig Prayugi
Oleh Wiwig Prayugi - Reporter
Aib Sepak Bola Timur Tengah jadi Sorotan Dunia Setelah Laga Bahrain vs Timnas Indonesia, jadi Bahan Ledekan
Ilustrasi - Pemain Bahrain - Komail Al Aswad, Mahdi Abduljabbar, Ali Madan (Bola.com/Adreanus Titus) (© 2024 Bola.com)

Dunia saat ini tengah fokus pada kontroversi yang terjadi dalam pertandingan antara Bahrain dan Timnas Indonesia pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Bahrain National Stadium, Riffa, pada Kamis (10/10/2024). Wasit yang memimpin laga tersebut, Ahmed Al-Kaf, memang membuat banyak orang geleng-geleng kepala. Banyak keputusan kontroversial yang diambil oleh wasit asal Oman ini, sehingga pertandingan ini menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Selain merasa jengah dengan aksi drama pemain Bahrain yang sering terjatuh, kemarahan netizen semakin meningkat karena Ahmed Al-Kaf dengan mudah memberikan pelanggaran ringan kepada Timnas Indonesia. Puncak ketegangan terjadi pada masa tambahan waktu di babak kedua. Ofisial keempat mengumumkan waktu tambahan enam menit, tetapi Ahmed Al-Kaf tidak langsung meniup peluit akhir meskipun waktu tambahan telah habis. Akibatnya, Timnas Bahrain berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90+9. Hanya dua menit setelah gol tersebut, wasit Ahmed mengakhiri pertandingan.

Aib Sepak Bola Timur Tengah Mendunia Setelah Bahrain Gembosi Timnas Indonesia, Diledek dari Segala Penjuru
Ilustrasi - Pemain Bahrain - Komail Al Aswad, Mahdi Abduljabbar, Ali Madan (Bola.com/Adreanus Titus) © 2024 Bola.com

Media dan akun sepak bola internasional mengangkat isu mengenai kecurangan serta kesalahan dari wasit. Setelah pertandingan berakhir, para pemain Timnas Indonesia merasa tidak puas dan mempertanyakan alasan mengapa laga tidak diakhiri sesuai dengan waktu tambahan yang telah ditentukan. Sementara itu, akun media sosial Timnas Bahrain malah mencatat gol penyama yang dicetak oleh Mohammed Marhon di menit keenam waktu tambahan babak kedua, yaitu pada menit 96.

Padahal, gol tersebut sebenarnya terjadi di menit kesembilan waktu tambahan, yang berarti lebih dari tiga menit di luar waktu tambahan yang diberikan oleh wasit. Akun 433 pun menyindir polemik gol yang diklaim oleh Bahrain dengan menghitung menggunakan nomor punggung Romelu Lukaku (90) ditambah Xavi Hernandez (6), dan di bawahnya terdapat Ronaldo dengan nomor punggung 99.

Akun football troll terpopuler di X juga membahas fenomena ini dengan lebih tegas.

Silakan berikan kalimat yang ingin Anda ubah, dan saya akan membantu mengubahnya menjadi kalimat yang berbeda namun tetap mempertahankan konteksnya.

Rekomendasi