Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tantri Kotak Panik Orangtua Positif Covid-19, Sulit Cari RS dan Lihat Nakes Kelelahan

Tantri Kotak Panik Orangtua Positif Covid-19, Sulit Cari RS dan Lihat Nakes Kelelahan potret tantri kotak dari remaja. ©2021 Merdeka.com/Instagram@tantrisyalindri

Merdeka.com - Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri panik kala mengetahui kedua orangtua dan adiknya dinyatakan positif Covid-19. Ia bergegas mencari rumah sakit untuk keluarganya menjalani perawatan. Namun, nyatanya sulit sekali mencari rumah sakit yang kosong.

Selama dua tahun melihat berita tentang Covid-19, Tantri akhirnya berada di dalam momen anggota keluarga terpapar virus tersebut. Kejadian ini membuat Tantri paham betul bagaimana sulitnya mencari rumah sakit dan ia melihat langsung kondisi tenaga kerja yang amat kelelahan.

"Akhirnya saya paham dan melewati perasaan gusar ini. Hampir 2 tahun melihat sosial media dengan berita covid, angka positif, dan berita duka yang muncul setiap hari akhirnya saya ada di posisi ini, merasakan bagaimana paniknya ketika mendengar papa, mama dan adik saya positif," terang Tantri.

Sulit Cari Rumah Sakit

Tantri mengaku kewalahan mencari rumah sakit yang kosong untuk tempat perawatan kedua orangtua dan adiknya yang positif Covid-19. Lonjakan pasien Covid-19 membuat banyak rumah sakit penuh.

"Kesulitan mencari RS, melihat sendiri para nakes yang kelelahan mengatur banyaknya antrian pasien. Astaghfirullah," terang Tantri.

Dapat Bantuan

Istri Arda Naff itu akhirnya bisa bernapas lega karena mendapat banyak sekali bantuan hingga akhirnya kedua orangtuanya bisa menjalani perawatan.

"Setelah dapat bala bantuan dari orang2 baik yang memberikan informasi RS, bantuan team medis, dan masih banyak lagi, hari kalut itu bisa terurai satu2. Rasanya awan gelap yang ada difikiran saya mendadak muncul matahari dan bisa tetap berfikir jernih," paparnya.

"Disaat saya kebingungan mencari RS, ada banyak tlp masuk yang memberikan info ketersediaan RS. Terimakasih teman2, saudara yang sudah banyak membantu 🙏🏻," sambungnya.

Kondisi Orangtua

Kini, orangtua Tantri dalam kondisi yang baik usai menjalani dua kali pemeriksaan di rumah sakit. Kondisinya masuk dalam kategori gejala ringan meski memiliki riwayat penyakit bawaan.

"Kondisi papa mama saya baik, setelah screening di 2 Rumah sakit hasil thorax, tensi dan saturasi bagus bisa dimasukan kategori gejala ringan, walaupun mereka memiliki riwayat penyakit bawaan akhirnya kami putuskan untuk isoman dengan alasan menjaga fisik dan juga psikis mereka," jelasnya.

"Namun tetap dipantau dokter melalui video call dan dokter visit secara berkala, melalui jasa home care dari @omdc_official sayapun menyewa jasa suster part time, karena mereka hanya berdua di rumah, untuk jaga2 jika sesuatu hal datang tiba-tiba," sambungnya.

Menyerang Psikis

Saat kedua orangtuanya dinyatakan positif Covid-19, Tantri sadar betul bahwa penyakit ini bukan hanya menyerang fisik, namun juga psikis.

"Covid ini bukan hanya menyerang fisik namun psikis, apalagi orang tua, akan mudah down ketika mereka melihat banyaknya yg gugur di rs, berita yang berlebihan. Saran saya ketika kalian isoman, isolasi dari banyak hal termasuk berita dan juga whatsapp group yang kadang muncul berita duka cita. Agar mental tetap terjaga. Adik saya di wisma atlet karena dia sempat demam," kata Tantri.

"Untuk kalian yang sedang sakit semoga Allah sembuhkan sakitnya, jika kalian saat ini sedang sulit semoga Allah permudah jalannya. Untuk para nakes garda terdepan tetap semangat ya, saya tau kalian sangat lelah sekali, semoga kesehatan selalu ada untuk kalian 🤗 Tenang jangan panik insha Allah kita lewati bersama, peluk erat untuk semua 🤗🤗 terimakasih doa2nya 🙏🏻," tutupnya.

(mdk/end)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP