Tangis Rieke Diah Pitaloka Pecah Kenang Mat Solar: Enggak Akan Lupa Panggilanmu Padaku, 'Oneng' Rindu Tawamu

Rieke terpukul atas kepergian Mat Solar untuk selamanya.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Tangis Rieke Diah Pitaloka Pecah Kenang Mat Solar: Enggak Akan Lupa Panggilanmu Padaku, 'Oneng' Rindu Tawamu
Rieke Diah Pitaloka menulis surat buat Mat Solar soal ganti rugi tanahnya untuk proyek jalan tol Cinere-Serpong, Senin (17/3/2025). Hari itu, Mat Solar meninggal. (Foto: Dok. Instagram @ri (© 2025 Liputan6.com)

Rieke Diah Pitaloka tak kuasa menahan air matanya saat memperjuangkan hak sahabatnya, Mat Solar di Gedung DPR RI. Masalah ini bermula dari tanah milik Mat Solar yang dialihfungsikan menjadi jalan tol. Mat Solar belum mendapat uang ganti rugi sebesar Rp3,3 miliar.

Lewat akun instagram pribadinya, pemeran Oneng dalam sinetron 'Bajaj Bajuri' itu menyuarakan keadilan untuk Mat Solar yang telah menghembuskan napas terakhirnya kemarin, Senin (17/3) malam. Mengiringi unggahannya, Rieke menulis pesan menyentuh mengenai kejadian ini.

"Bang Juri, Itu yang Oneng sampaikan di rapat Komisi VI DPRI, kemarin, Senin 17 Maret 2025 sekitar jam 12 WIB. Lalu tadi malam jam 22.44 WIB, Idham WA Oneng, "Assalamualikum, tante. Inna lillahi wa inna illaihi rojiun. Ayah udah ngga ada tante. Maafin ayah kalau ada salah"," kata Rieke.

Pesan yang Disampaikan saat Rapat

Rieke Diah Pitaloka jenguk Mat Solar.  (Foto: Dok. Instagram @riekediahp)
Rieke Diah Pitaloka jenguk Mat Solar. (Foto: Dok. Instagram @riekediahp) @ 2024 merdeka.com

Di dalam rapat, Rieke berharap ada titik terang untuk masalah yang menimpa sahabatnya itu. Soalnya, kejadian ini sudah berlangsung cukup lama dan berlarut-larut.

"Mudah-mudahan di bulan Ramadan ada secercah harapan untuk Bang Juri yang sedang stroke saat ini sejak 2017. Tanah itu saya pastikan memang hasil syutingnya Bang Juri. Itu adalah uang dia perjuangkan untuk simpanan hari tua. Jadi kita sudah bolak-balik ke BPN dan sekarang harus masuk perdata," ungkap Rieke.

"Seandainya waktu itu pihak Jasamarga tidak cepat-cepat memberikan konsinyasi melalui PU kepada pengadilan, tentu ini tidak akan berlarut-larut. Itu uang sisa hasil kerja dia. Uang seperti ini say amohon dukungannya dan akhirnya kita harus masuk ke sidang perdata lagi dengan tergugat BPN Cinere Serpong Jaya, PPK dari PU, dan Haji Idris. Itu ada bukti jual beli ada surat dari para ahli waris yang sudah menyatakan itu memang sudah dibeli sama Bang Juri sama Mat Solar gitu," sambungnya.

Meminta Maaf

Rieke Diah Pitaloka
Rieke Diah Pitaloka YouTube TVR Parlemen

Kini, masalah Mat Solar sudah menemukan titik terang. Rencananya masalah akan diselesaikan sebelum Idul Fitri mendatang. Ia lantas meminta maaf lantaran tak bisa menyelesaikan masalah ini saat Mat Solar masih hidup. Titik terang didapat justru setelah Mat Solar dikabarkan meninggal dunia.

"Abang semoga udah dengar janji Dirut Jasa Marga, Subakti Syukur, untuk selesaikan kasus tanah Abang sebelum lebaran. Besok sidang perdana perdata di PN Tangerang, Idham yang wakilin Abang di sidang. Bismillah, Bang. Maafin Oneng ya Bang, belum bisa penuhin janji Oneng ke Abang," ungkap Rieke.

"Maafin juga selama kita bersahabat Oneng sering bikin kesel. Ikhlaskan semua, Bang. Abang udah ngga sakit lagi sekarang. Pulang dengan tenang bertemu Sang Khalik. Kalau Abang ketemu Emak, bilangin Oneng kangen sama Emak🥲 17 Ramadhan 1446 H, Abang pergi ditemani hujan yang sirami Jakarta. Luruh semua sedih dan sakitmu," sambungnya.

Ucap Perpisahan

Di akhir pesan yang ditulisnya, Rieke menulis pesan perpisahan. Ia mengucap selamat tinggal untuk rekan kerja yang sudah dianggap sebagai sahabatnya sendiri. Rieke mengaku tak akan pernah melupakan panggilan khas dari Mat Solar untuknya. Ia pun akan rindu tawa Mat Solar.

"Dari tanah kembali ke tanah. Abang dipeluk bumi. Bunga ditabur, air mawar basuh tubuh kurusmu. Doa doa dibisikan di pagi teduh. Indah. Selamat jalan sahabat. Usia boleh berakhir. Persahabatan tak kenal mati. Hati tetap bertaut meski hidup telah usai. Ngga akan lupa panggilanmu padaku, "Oneng, oon, jeding."🤭 Rindu tawamu," tutup Rieke.

Rekomendasi