Cara Membuat Dadar Telur Bunga Turi yang Gurih, Tidak Pahit, dan Kaya Nutrisi

Pelajari cara membuat dadar telur bunga turi yang gurih dan tidak pahit. Lengkap dengan resep, manfaat bunga turi, tips memasak, serta kandungan gizinya.

Fitriyani Puspa Samodra
Cara Membuat Dadar Telur Bunga Turi yang Gurih, Tidak Pahit, dan Kaya Nutrisi
Cara Membuat Dadar Telur Bunga Turi (AI generated)

Cara membuat dadar telur bunga turi ternyata tidak sulit dan bisa menjadi pilihan lauk rumahan yang lezat sekaligus bergizi. Hidangan tradisional ini memadukan lembutnya bunga turi dengan gurihnya telur, menghasilkan cita rasa khas yang masih digemari di berbagai daerah di Indonesia.

Meski termasuk bahan pangan lokal, bunga turi kini mulai jarang dikonsumsi oleh masyarakat. Padahal, bunga ini mudah ditemukan di pekarangan maupun kebun dan dapat diolah menjadi beragam masakan, mulai dari pecel, urap, tumisan, hingga dadar telur.

Jika diolah dengan benar, bunga turi tidak akan terasa pahit. Kuncinya adalah membersihkan putik atau benang sari di bagian tengah bunga sebelum dimasak. Dengan langkah sederhana tersebut, Anda bisa menikmati lauk sehat yang cocok disantap bersama nasi hangat dan sambal, Selasa (21/7/2026)

Cara Membuat Dadar Telur Bunga Turi

Cara Membuat Dadar Telur Bunga Turi
Cara Membuat Dadar Telur Bunga Turi (AI generated)

Salah satu hal terpenting dalam cara membuat dadar telur bunga turi adalah memilih bunga yang masih segar. Pilih bunga yang belum layu agar teksturnya tetap lembut dan rasanya lebih nikmat.

Bahan-bahan

  • 2 butir telur ayam atau telur bebek
  • 1 genggam bunga turi segar
  • 2 siung bawang merah, iris tipis
  • 1 siung bawang putih, iris tipis
  • 1/2 buah cabai merah keriting, iris tipis (opsional)
  • 1/4 sdt garam
  • 1/4 sdt kaldu bubuk
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • Minyak goreng secukupnya

Langkah-langkah Pembuatan

1. Siapkan bunga turi

Petik kelopak bunga turi, kemudian cuci hingga bersih. Buang putik atau benang sari yang berada di bagian tengah bunga karena bagian inilah yang sering menimbulkan rasa pahit. Setelah itu, suwir bunga sesuai selera.

2. Kocok telur

Pecahkan telur ke dalam mangkuk. Tambahkan irisan bawang merah, bawang putih, cabai merah (jika digunakan), garam, kaldu bubuk, dan merica. Kocok hingga seluruh bumbu tercampur rata.

3. Campurkan bunga turi

Masukkan bunga turi yang telah dibersihkan ke dalam adonan telur. Aduk perlahan hingga seluruh bunga terbalut telur secara merata.

4. Goreng dadar telur

Panaskan sedikit minyak di atas wajan datar atau teflon menggunakan api sedang. Tuangkan adonan lalu ratakan agar ketebalannya merata.

5. Masak hingga matang

Biarkan bagian bawah matang dan berwarna kuning keemasan, kemudian balik perlahan. Masak sisi lainnya hingga benar-benar matang.

6. Sajikan

Angkat dadar telur bunga turi, tiriskan sebentar, lalu potong sesuai selera. Sajikan bersama nasi hangat, sambal, lalapan, atau sayur bening.

Tips agar Dadar Telur Bunga Turi Tidak Pahit

Tips Agar Dadar Telur Bunga Turi Tidak Pahit
Tips Agar Dadar Telur Bunga Turi Tidak Pahit (AI generated)

Rasa pahit merupakan keluhan yang paling sering muncul saat mengolah bunga turi. Namun, hal tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan beberapa langkah sederhana.

  • Selalu buang putik atau benang sari sebelum dimasak.
  • Gunakan bunga yang masih muda dan segar.
  • Cuci bunga menggunakan air mengalir hingga bersih.

Bila ingin rasa lebih ringan, bunga dapat direbus sebentar selama 30–60 detik sebelum dicampurkan ke dalam telur. Menurut informasi dari Nusantara Food Biodiversity, perebusan memang umum dilakukan untuk mengurangi rasa getir dan sepat alami bunga turi.

Jangan memasak terlalu lama agar tekstur bunga tetap lembut.

Kandungan Gizi Bunga Turi

Bunga turi memiliki nama ilmiah Sesbania grandiflora dan dikenal sebagai salah satu pangan lokal yang kaya nutrisi.

Berdasarkan data Nusantara Food Biodiversity, bunga turi mengandung berbagai zat gizi penting, di antaranya:

  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Fosfor
  • Zat besi
  • Protein
  • Serat

Kombinasi nutrisi tersebut membuat bunga turi layak dijadikan pelengkap menu harian, terutama bagi keluarga yang ingin memperbanyak konsumsi sayuran lokal.

Manfaat Mengonsumsi Bunga Turi bagi Kesehatan

Manfaat Mengonsumsi Bunga Turi bagi Kesehatan
Manfaat Mengonsumsi Bunga Turi bagi Kesehatan (AI generated)

Selain lezat, bunga turi juga memiliki potensi manfaat kesehatan. Informasi yang dipublikasikan oleh Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) menyebutkan bahwa bunga turi telah lama dimanfaatkan dalam berbagai tradisi sebagai bahan pangan maupun ramuan herbal.

Beberapa manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi bunga turi antara lain:

1. Membantu menjaga kesehatan pencernaan

Kandungan serat membantu memperlancar proses pencernaan dan mendukung kesehatan usus apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

2. Menyediakan vitamin dan mineral penting

Bunga turi mengandung vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, fosfor, serta zat besi yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh.

3. Mengandung senyawa antioksidan

Menurut YIARI, bunga turi memiliki kandungan antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.

4. Berpotensi membantu mengurangi peradangan

Dalam pengobatan tradisional, bunga turi telah lama dimanfaatkan sebagai tanaman yang dipercaya membantu meredakan peradangan. Namun, manfaat ini masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut sehingga tidak dapat menggantikan pengobatan medis.

5. Menjadi pilihan lauk bergizi

Ketika dipadukan dengan telur, hidangan ini memberikan kombinasi protein berkualitas dari telur dan serat serta mikronutrien dari bunga turi sehingga cocok menjadi lauk sehari-hari.

Cara Memilih dan Menyimpan Bunga Turi

Supaya hasil masakan tetap lezat, kualitas bunga turi perlu diperhatikan sejak awal.

  • Ciri bunga turi yang baik antara lain:
  • Warna masih cerah.
  • Tidak layu.
  • Tidak berlendir.
  • Tidak memiliki bercak hitam.

Menurut Nusantara Food Biodiversity, bunga turi termasuk bahan pangan yang cepat layu setelah dipetik. Oleh karena itu, sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin dan dikonsumsi dalam waktu satu hingga dua hari agar kualitasnya tetap terjaga.

Mengenal Bunga Turi sebagai Pangan Lokal Indonesia

Bunga turi (Sesbania grandiflora) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di wilayah tropis Indonesia. Tanaman ini mudah dijumpai di pekarangan rumah, sawah, maupun kebun.

Selain dimanfaatkan sebagai bahan masakan, bunga turi juga memiliki nilai budaya di sejumlah daerah, terutama di Jawa dan Bali. Hidangan seperti pecel bunga turi, urap, sayur bening, hingga lodeh menjadi bukti bahwa tanaman lokal ini telah lama menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara.

Sayangnya, berdasarkan data Nusantara Food Biodiversity, konsumsi bunga turi kini mulai berkurang. Karena itu, mengolahnya menjadi menu sederhana seperti dadar telur dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali pangan lokal yang kaya gizi kepada keluarga.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bunga Turi

1. Apakah bunga turi aman dikonsumsi setiap hari?

Bunga turi umumnya aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Namun, variasi jenis sayuran tetap dianjurkan agar kebutuhan gizi harian lebih lengkap.

2. Mengapa bunga turi terasa pahit?

Rasa pahit biasanya berasal dari putik atau benang sari di bagian tengah bunga. Karena itu, bagian tersebut sebaiknya dibuang sebelum bunga diolah.

3. Apakah bunga turi harus direbus terlebih dahulu?

Tidak harus. Namun, perebusan singkat dapat membantu mengurangi rasa getir dan membuat teksturnya lebih lembut.

4. Selain dadar telur, bunga turi bisa dimasak menjadi apa?

Bunga turi dapat diolah menjadi pecel, urap, tumis, sayur bening, sayur lodeh, hingga campuran sup sesuai selera.

5. Di mana bunga turi biasanya tumbuh?

Bunga turi banyak tumbuh di pekarangan rumah, kebun, sawah, dan lahan terbuka di berbagai wilayah Indonesia dengan iklim tropis.

Rekomendasi