Rumah Aghniny Haque ternyata memiliki desain yang sangat menarik. Ketika dikunjungi oleh komedian Andre Taulany di kanal YouTube Taulany TV, tampak bahwa interiornya mengusung gaya modern minimalis yang sangat cocok untuk ditinggali oleh seseorang yang belum berkeluarga.
Konsep hunian yang diambil Aghniny tidak menunjukkan kemewahan yang berlebihan. Sebaliknya, ia memilih desain yang minimalis dengan elemen natural serta fungsionalitas yang tinggi. Ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi milenial yang mencari keseimbangan antara estetika dan kenyamanan.
Dalam tayangan tersebut, Andre Taulany tampak terkesan saat melihat setiap sudut rumah yang dirancang dengan teliti. Beberapa area yang menarik perhatian sebagai hunian ideal bagi milenial antara lain taman kecil di depan dan belakang rumah, ruang menonton televisi yang luas dan nyaman, dapur yang sederhana namun tetap terkesan mewah, serta ruang kerja kecil yang dikelilingi rak-rak estetik untuk belajar skrip film dan membaca buku.
Di kesempatan itu, Aghniny menyatakan bahwa rumahnya didesain sesuai dengan keinginannya, sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali meskipun saat ini masih dalam proses penataan. Jika Anda penasaran dengan tampilan dan detail interior rumah dari sosok yang terkenal lewat film KKN di Desa Penari ini, simak ulasan lengkapnya yang dirangkum oleh merdeka.com pada Senin (14/7).
Advertisement
Desain rumah Aghniny Haque mengadopsi konsep bertingkat dengan tampilan minimalis yang modern. Eksteriornya didominasi oleh warna monokrom, memberikan kesan yang kuat, maskulin, dan mandiri. Bentuk geometris yang kotak, dipadukan dengan jendela kaca besar, menciptakan keseimbangan antara estetika dan fungsi. Meskipun tampak sederhana, desain bagian depan rumah ini dirancang dengan cermat, termasuk penanaman beberapa pohon di sekitar hunian oleh pengembang untuk menambah kenyamanan. Ornamen yang digunakan sangat minimalis, dan semua elemen disusun dengan rapi, dengan jendela besar yang berfungsi sebagai sumber pencahayaan alami.
Aghniny mengungkapkan bahwa rumahnya merupakan tipe townhouse yang baru saja diresmikan. Saat ini, terdapat tujuh rumah yang menghuni area tersebut.
"Ini kamu keren banget sih tinggalnya di sini," kata Andre Taulany saat sidak ke kediamannya bersama tim Taulany TV.
Thank you, thank you, beruntung sih dapat lokasi di sini. Ini jadi townhouse dan cuman ada 7 rumah," kata Aghniny.
Advertisement
Setelah memasuki bagian dalam, kita disambut oleh koridor yang panjang dan tampak bersih. Dindingnya didominasi oleh warna putih krem yang dipadukan dengan pencahayaan downlight, menciptakan suasana yang tenang. Di area ini, dekorasi tidak terlalu banyak; hanya terdapat lukisan yang diterangi lampu, lemari cokelat gelap yang dilengkapi dengan pot dan tanaman hias, serta tangga lurus yang mengarah ke lantai dua, yang merupakan area utama rumah. Koridor ini berfungsi sebagai penghubung berbagai ruang di dalam rumah, mulai dari ruang tamu hingga bagian belakang, tanpa adanya sekat yang membatasi. Hal ini membuat rumah terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya dan memudahkan pergerakan. Konsep desain ini sangat sesuai bagi pemilik rumah yang tinggal sendiri atau berdua, karena mengurangi hambatan antar ruang dan memberikan kesan praktis untuk aktivitas sehari-hari.
"Sebenarnya di lantai satu ini ada tempat gym, tapi belum jadi," katanya.
"Konsepnya kaya di rumah-rumah luar negeri, ya? pas masuk, langsung tangga, gitu," kata Andre.
Advertisement
Salah satu daya tarik utama rumah Aghniny terletak pada taman dalam rumah (indoor garden) yang dirancang di antara dinding beton dan pintu kaca. Meskipun ukurannya terbatas, taman ini tetap memberikan kesan luas berkat cahaya alami yang masuk dengan optimal melalui skylight. Kombinasi elemen bebatuan, tanaman tropis, dan lampu spot menciptakan suasana yang segar dan menenangkan.
Area ini juga dirancang terbuka, dengan lantai kayu yang bersebelahan dengan hamparan batu hias kecil dan tanah untuk tempat tanaman. Selain itu, desain serupa dapat ditemukan di bagian depan, di mana sudut-sudut taman dihiasi dengan lampu kecil berwarna hangat untuk menerangi taman pada malam hari.
Area ini sangat cocok dijadikan tempat untuk menikmati secangkir teh, bersantai, atau membaca buku karena suasananya yang sangat menenangkan.
"Ini enak lo bagian belakangnya (taman)," kata Andre, takjub.
"Iya, tapi ini tanamannya pada kering, kayaknya harus panggil pihak tanaman deh," kata Aghniny.
Advertisement
Dalam video tersebut, tampak sebuah ruangan yang masih kosong dan belum memiliki fungsi khusus. Ruangan ini menawarkan pemandangan langsung ke taman kecil dan dilengkapi dengan jendela kaca geser yang besar. Lantai yang terbuat dari parket kayu memberikan nuansa hangat pada ruangan ini. Menurut Aghniny, ruang ini direncanakan untuk digunakan sebagai gym dan tempat berolahraga. Namun, saat ini, ia masih dalam proses menyiapkan area lainnya sebelum ruangan ini siap digunakan.
Bagi pemilik rumah yang belum berkeluarga, keberadaan ruangan kosong ini memberikan fleksibilitas yang tinggi. Ruangan tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti ruang yoga, kamar tamu, atau tempat berkumpul saat ada teman, sahabat, atau keluarga. Bahkan, ruangan ini dapat berfungsi sebagai studio konten atau area kerja tambahan yang memerlukan ruang yang luas. Inilah salah satu keunggulan dari desain rumah yang tidak memiliki banyak sekat permanen; setiap ruangan dapat disesuaikan dengan fase kehidupan pemiliknya.
Advertisement
Pindah ke lantai dua, terdapat ruang keluarga yang berdekatan dengan taman indoor. Area ini dirancang dalam konsep open space, dengan pemisah berupa rak terbuka yang membagi ruang kerja, tempat berkumpul, dapur, dan ruang makan. Di tengah ruangan, terdapat sofa berbentuk L berwarna cokelat besar yang menjadi fokus utama. Dinding yang dicat hijau zaitun dipadu dengan lukisan-lukisan modern, menciptakan suasana yang artistik dan nyaman.
Ruangan ini sangat terasa hangat dan cocok untuk menjamu tamu, bersantai, atau menonton TV. Dengan sedikit barang besar, area ini mudah disusun ulang sesuai kebutuhan, menunjukkan tingkat fleksibilitas desain yang tinggi. Penataan yang seperti ini sangat ideal bagi pemilik rumah yang belum berkeluarga, karena ruangan dapat berfungsi ganda sebagai ruang kerja, tempat berkumpul dengan teman, atau ruang baca pribadi.
"Wah keren banget, tuh semua jadi satu di sini. Ini dapur, meja makan, terus sampai ke sana ruang tv. Ini island table, ya?" tanya Andre.
"Iya, ini island table (untuk makan), jadi ceritanya kalau lagi masak, bisa men-entertaimen yang sedang dimasak," jawab Aghniny.
Advertisement
Ruang kerja di rumah ini mungkin tidak besar, tetapi sangat praktis. Rak kayu yang terpasang dari lantai hingga langit-langit berfungsi untuk menyimpan buku, koleksi pribadi, dan berbagai pernak-pernik hobi. Di sudut ruangan terdapat meja kerja yang menghadap ke jendela, sehingga sangat ideal untuk melakukan pekerjaan dari rumah.
Selain itu, ruang ini juga dilengkapi dengan alat musik, sistem audio, dan vinyl, yang menunjukkan bahwa pemilik rumah memberikan ruang untuk mengekspresikan diri. Suasana hangat dan pencahayaan lembut menciptakan lingkungan yang nyaman dan memfokuskan perhatian. Ruang kerja ini sangat cocok untuk pekerja lepas, konten kreator, atau siapa saja yang menghabiskan waktu bekerja di rumah. Efektif, inspiratif, dan sangat personal.
"Ini ruang kerjanya keren, ada vinyl juga, terus penataan lampunya juga cakep, sih," kata Andre.
"Ini aku sendiri yang spoting, lho," kata Aghniny.
Advertisement
Konsep dapur ini mengusung desain terbuka, dilengkapi dengan kitchen set yang terbuat dari kayu serta meja island yang multifungsi. Dinding backsplash dihiasi dengan ubin berwarna hijau yang memiliki tekstur, memberikan sentuhan segar pada tampilan dapur. Keberadaan tiga kompor tanam di atas meja island menandakan tingkat fungsionalitas yang tinggi, meskipun hanya digunakan oleh satu orang penghuni.
Penyimpanan di dapur ini dirancang secara efisien, terlihat dari banyaknya kabinet yang terpasang baik di bagian atas maupun bawah. Semua peralatan dan bahan makanan tersimpan dengan rapi, yang mencerminkan sifat pemilik rumah yang terorganisir. Dapur ini sangat ideal bagi mereka yang menyukai kerapian, tidak banyak memasak untuk keluarga besar, tetapi tetap menginginkan ruang memasak yang fungsional dan bergaya.