Menjadi aktor dalam drama dengan genre fantasi bukan hanya sekadar berakting, tetapi juga melibatkan pendalaman ke dalam dunia yang tidak terlihat. Hal ini benar-benar dijalani oleh Kim Ji Yeon (Bona WJSN) saat ia memerankan Yeo Ri dalam THE HAUNTED PALACE.
Dalam sebuah wawancara dengan Soompi, Kim Ji Yeon mengungkapkan bahwa ia melakukan persiapan yang mendalam, termasuk belajar langsung dari para dukun di Korea. Tindakan ini diambil untuk memastikan bahwa ia dapat memerankan karakter shaman dengan lebih realistis dan tidak sekadar sebagai fiksi semata.
THE HAUNTED PALACE merupakan sebuah drama yang menggabungkan elemen fantasi dan sejarah romantis, yang ditayangkan perdana pada 18 April 2025. Drama ini mengangkat tema cerita rakyat Korea yang berkaitan dengan roh, eksorsisme, dan makhluk mitologi yang dikenal sebagai Imoogi.
Advertisement
Kim Ji Yeon mengungkapkan ketertarikan yang mendalam saat pertama kali membaca naskah THE HAUNTED PALACE. Ia merasa tema yang unik mengenai shaman dan Imoogi memberikan sudut pandang yang segar terhadap cerita horor Korea.
Selain itu, ia menambahkan bahwa elemen cerita rakyat Korea yang diintegrasikan ke dalam drama tersebut menjadi daya tarik yang khas. Sebagai seorang penggemar genre fantasi, Kim Ji Yeon menganggap proyek ini sebagai impian yang menjadi kenyataan baginya.
Advertisement
Untuk memahami karakter Yeo Ri, ia tidak hanya sekadar membaca naskah, tetapi juga melakukan konsultasi langsung dengan dukun profesional. Ia menyaksikan ritual eksorsisme secara langsung, terlibat dalam diskusi mendalam, serta mempelajari doa dan tarian khusus yang berasal dari tradisi Korea.
Dalam tahap persiapan tersebut, ia berlatih mengucapkan mantra eksorsisme agar terdengar alami dan tidak terkesan dipaksakan. Menurutnya, meskipun film ini bergenre fantasi, karakter shaman harus tetap ditampilkan dengan cara yang autentik.
Advertisement
Menurut pendapatnya, THE HAUNTED PALACE memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan dengan drama-drama bertema eksorsisme yang telah ada sebelumnya. Drama ini mengintegrasikan elemen fantasi yang lebih kuat, sehingga menciptakan pengalaman yang unik bagi penontonnya. Selain itu, adegan-adegan ritual dalam drama ini disajikan dengan sangat artistik, menggabungkan unsur tari tradisional Korea yang menambah kedalaman dan keindahan visual. Hal ini menghasilkan nuansa mistis yang benar-benar memukau bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Kim Ji Yeon juga menegaskan bahwa setiap hantu dalam drama ini memiliki latar belakang cerita yang kaya dan mendalam. Dengan cara ini, kisah-kisah mereka menjadi lebih bermakna dan tidak hanya sekadar menampilkan elemen menyeramkan semata. Pendekatan ini memberikan dimensi emosional yang lebih dalam, membuat penonton merasa terhubung dengan karakter-karakter hantu tersebut. Sehingga, penonton tidak hanya merasakan ketegangan, tetapi juga memahami perjalanan dan perjuangan yang dialami oleh para hantu dalam cerita.
Advertisement
Drama ini menggambarkan sebuah kisah cinta segitiga yang melibatkan Yeo Ri, Yoon Gab, dan Gang Cheol. Meskipun Yoon Gab dan Gang Cheol memiliki wajah yang serupa, jiwa keduanya sangat berbeda, karena tubuh Yoon Gab telah dirasuki oleh Imoogi. Kim Ji Yeon berhasil membedakan emosi yang ditampilkan, antara hubungan romantis klasik Yeo Ri dengan Yoon Gab dan hubungan yang lebih bernuansa komedi romantis dengan Gang Cheol. Ia berusaha mengekspresikan rasa rindu serta dilema emosional yang dialaminya melalui ekspresi yang halus dan mendalam.
Advertisement
Kim Ji Yeon menyebutkan bahwa syuting bersama Yook Sungjae adalah pengalaman yang menyenangkan, mengingat mereka telah menjalin persahabatan yang cukup lama. Keduanya sering berdiskusi mengenai adegan-adegan untuk memastikan hasilnya lebih harmonis.
Ia juga memberikan pujian kepada Kim Ji Hoon, yang dianggapnya sebagai senior yang sangat mendukung dan memiliki dedikasi tinggi. Setiap karakter dalam drama ini memiliki keunikan masing-masing, sehingga interaksi antar tokoh terasa segar dan tidak membosankan.