Kris Dayanti, seorang diva terkenal di Indonesia, dikenal tidak hanya karena suaranya yang luar biasa, tetapi juga karena komitmennya terhadap gaya hidup sehat meskipun sudah memasuki usia 50-an.
Salah satu rutinitas yang kini menjadi kebiasaannya adalah berlatih wushu, yang dilakukannya di halaman rumahnya sendiri. Menariknya, tempat latihan ini bukanlah sembarangan, melainkan di taman rumah pribadinya yang luas dan terawat dengan baik.
Dalam salah satu unggahan di akun media sosialnya @krisdayantilemos, ia membagikan momen saat berlatih wushu dengan mengenakan kostum olahraga.
Aktivitas tersebut berlangsung di sebuah lapangan berwarna biru yang terletak di sisi taman, tepat di samping kolam renang. Terlihat bahwa pelantun lagu "Mencintaimu" ini sangat serius dalam menjaga kebugaran dirinya, sehingga penampilannya selalu tampak fit dan energik.
Suasana taman yang dijadikan lokasi berolahraga ini benar-benar menarik perhatian karena keindahan dan keartistikannya.
Penasaran dengan penampakannya? Simak informasi selengkapnya:
Advertisement
Taman Asri yang terletak di belakang rumah menjadi tempat olahraga favorit Kris Dayanti
Taman yang terletak di belakang rumah Kris Dayanti menawarkan sebuah lapangan berwarna biru yang sangat mencolok dan langsung menarik perhatian siapa pun yang melihatnya.
Lapangan ini dilengkapi dengan garis-garis putih yang biasanya digunakan untuk permainan bulu tangkis atau mini tennis, tetapi saat ini lebih sering digunakan oleh sang diva untuk berlatih wushu.
Dalam sebuah unggahan di Instagram @krisdayantilemos, tampak ia mengajak cucunya, Ameena, untuk menikmati suasana lapangan dan area taman yang terlihat sangat estetik.
Lingkungan sekitar terlihat modern dan bersih, menjadikannya sebagai lokasi yang menyenangkan untuk bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Advertisement
Latihan Wushu Menjadi Rutinitas Sehari-hari untuk Menjaga Kebugaran
Dalam unggahan Instagram-nya, Kris Dayanti mengungkapkan bahwa berlatih wushu merupakan cara untuk merenungkan diri, mempertahankan konsentrasi, serta menjaga kesehatan tulang. Meskipun telah berusia 50 tahun, ia tetap menunjukkan semangat untuk aktif secara fisik, bahkan memamerkan kekuatan dan kelincahan tubuhnya melalui seni bela diri ini.
Latihan yang dilakukannya berlangsung secara teratur dan konsisten. Ia terlihat sangat menguasai berbagai gerakan wushu, mulai dari gerakan tangan yang energik hingga gerakan kaki yang sangat akurat. Menariknya, ia melakukan latihan ini di lapangan rumahnya sendiri, tanpa harus pergi ke gym atau studio.
"Practice helps me to focus more on my skills; it allows me to better understand my art and gives me time to reflect on my shortcomings in order to improve my bone health," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Advertisement
Kolam renang yang terletak di samping lapangan menambah suasana relaksasi
Di samping arena wushu, terdapat sebuah kolam renang yang menawarkan suasana yang segar dan menenangkan. Kolam ini memiliki warna biru yang selaras dengan lapangan, serta dilengkapi dengan tepi kayu dan kursi santai yang nyaman.
Area ini tidak hanya mendukung aktivitas fisik, tetapi juga menyediakan tempat untuk mendinginkan tubuh setelah berlatih. Kehadiran kolam renang ini juga menunjukkan bahwa taman ini memiliki banyak fungsi. Ketika tidak digunakan untuk berenang, area ini menjadi pusat kegiatan keluarga. Dalam sebuah video yang diunggah ke YouTube, terlihat anak-anak dan anggota keluarga berkumpul di tepi kolam, menciptakan "momen kebersamaan yang hangat."
Nuansa tropis yang dihadirkan oleh tanaman di sekitar kolam semakin menambah kenyamanan tempat ini. Kombinasi antara elemen air, kayu, dan vegetasi menciptakan harmoni visual yang menenangkan dan menarik.
Taman ini jelas tidak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek fungsional yang mendukung berbagai aktivitas.
Advertisement
Dinding batu alam dan tanaman merambat menciptakan privasi yang alami
Salah satu fitur yang menonjol di taman ini adalah penggunaan dinding yang terbuat dari batu alam, yang dihiasi dengan tanaman rambat. Dinding ini berfungsi tidak hanya sebagai batas antara taman dan area sekitarnya, tetapi juga sebagai elemen dekoratif yang menambah kesan alami dan elegan.
Tanaman rambat tersebut tumbuh dengan rapi, mengikuti pola dinding yang simetris. Dengan ketinggian yang cukup, dinding ini juga memberikan privasi yang diperlukan bagi penghuni rumah. Kris Dayanti dapat melakukan olahraga dengan tenang tanpa terganggu oleh pandangan dari luar.
Selain itu, dinding ini juga berfungsi untuk meredam suara dari luar, sehingga menciptakan suasana yang tenang dan mendukung aktivitas reflektif seperti wushu.
Advertisement
Kursi nyaman berada di taman dan pinggir kolam
Di kawasan taman ini, terdapat dua opsi tempat duduk yang meningkatkan kenyamanan suasana.
Di bagian teras, ada kursi dan meja besi putih yang memiliki desain klasik dan elegan. Tempat ini sangat ideal untuk menikmati udara segar atau sekadar mengobrol santai sambil memandangi halaman dan lapangan biru di depannya.
Sementara itu, di sekitar kolam, terlihat deretan kursi hitam yang lebih besar dan nyaman. Kursi-kursi ini diletakkan berhadapan dengan dinding batu yang dihiasi tanaman rambat, menciptakan suasana yang modern dan alami.
Kehadiran kedua jenis tempat duduk ini menjadikan taman terasa lebih hidup, menawarkan pilihan yang sesuai baik untuk momen santai yang kasual maupun untuk bersantai lebih rileks di tepi kolam.
Advertisement
Bangunan modern berlantai dua menjadi latar untuk kegiatan luar ruangan
Di salah satu sudut taman, terdapat sebuah gedung dua lantai yang mengusung desain modern minimalis.
Dinding bangunan tersebut sebagian besar terbuat dari kaca transparan, yang tidak hanya memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menikmati pemandangan taman dari dalam rumah.
Bangunan ini menambah kesan mewah dan terbuka pada keseluruhan area. Ruang yang ada di dalamnya tampak dirancang khusus sebagai tempat kerja yang memiliki pemandangan langsung ke arah taman dan kolam renang.
Hal ini menunjukkan bahwa konsep rumah ini memang menggabungkan aktivitas di dalam dan di luar secara harmonis. Dengan demikian, dari dalam ruangan, setiap anggota keluarga dapat dengan mudah mengamati berbagai kegiatan yang berlangsung di taman.
Advertisement
Orang Juga Bertanya
1. Di mana Kris Dayanti biasanya berolahraga? Ia sering berolahraga di taman yang terletak di halaman rumahnya, terutama di lapangan biru yang memiliki banyak fungsi. Lokasi ini tidak hanya nyaman tetapi juga memberikan suasana yang menyenangkan untuk beraktivitas.
2. Apa fungsi utama taman rumah Kris Dayanti selain estetika? Selain memberikan keindahan, taman tersebut juga berfungsi sebagai tempat untuk berolahraga wushu, berenang, dan berkumpul dengan keluarga. Dengan demikian, taman ini menjadi ruang multifungsi yang mendukung gaya hidup sehat dan kebersamaan.
3. Apa saja elemen penting dalam taman rumahnya? Taman rumah Kris Dayanti dilengkapi dengan beberapa elemen penting seperti lapangan, kolam renang, tanaman tropis, dinding batu, dan bangunan kaca. Elemen-elemen ini tidak hanya menambah keindahan tetapi juga menciptakan suasana yang asri dan nyaman.
4. Mengapa Kris Dayanti memilih wushu? Kris Dayanti memilih wushu sebagai salah satu aktivitas olahraganya karena olahraga ini bermanfaat untuk menjaga kebugaran, kesehatan tulang, dan juga sebagai bentuk seni ekspresi diri. Dengan berlatih wushu, ia merasa dapat mengekspresikan diri sekaligus menjaga kondisi fisiknya.
5. Apakah taman ini terbuka untuk umum? Taman yang dimiliki Kris Dayanti tidak dibuka untuk umum, karena merupakan bagian dari kediaman pribadi. Hal ini menjadikan taman tersebut sebagai ruang pribadi yang eksklusif bagi keluarga dan tamu tertentu.