Paula Verhoeven Alami Banyak Tekanan di Sosmed Usai Putusan Cerai Baim Wong

Paula Verhoeven mampu menghadapi tantangan yang ada saat ini dengan baik.

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Paula Verhoeven Alami Banyak Tekanan di Sosmed Usai Putusan Cerai Baim Wong
Paula Verhoeven (Foto: Liputan6/M. Altaf Jauhar) (© 2025 Liputan6.com)

Paula Verhoeven merasa sangat sedih dan terpuruk setelah menerima keputusan cerainya dari Baim Wong. Ia merasa tertekan karena beberapa poin dalam putusan tersebut seolah menempatkannya dalam posisi yang sulit.

Hal ini dijelaskan oleh pengacara Paula, Alvon Kurnia Palma, yang menyatakan bahwa keputusan perceraian itu telah membuat emosi kliennya berfluktuasi.

"Ya itu yang jadi ini ya. Pada saat awal-awal memang dia sangat terpukul ya, dia nangis memang," kata Alvon Kurnia Palma di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, dikutip (22/4).

"Tapi memang ini memang menjadi fluktuatif gitu ya perasaannya. Biar kita saya cek lagi gitu ya bagaimana kondisinya. Dia mudah-mudahan kuat," tambahnya.

Paula Punya Batasan

Paula Verhoeven Soal Harta Gono Gini, Tegaskan: Saya Hanya Minta Keadilan
Paula Verhoeven Soal Harta Gono Gini, Tegaskan: Saya Hanya Minta Keadilan KapanLagi.com/Sahal Fadhli

Alvon percaya Paula mampu menghadapi tantangan yang dihadapinya saat ini. Namun, ia juga menyadari setiap individu memiliki kelemahan ketika berhadapan dengan keadaan yang sulit.

"Saya yakin dia orang yang kuat. Tetapi ya sekuat-kuat orang kalau misalnya didera dengan begini, gimana ya," kata Alvon.

Paula Mengalami Tekanan di Media Sosial

Pernyataan Paula Verhoeven soal Baim Wong Ingin Berpisah Sejak Lama
Meskipun begitu, Baikm Wong berperan di film Perfect Dream ini juga mengalami kesulitan saat berperan sebagai anak Wulan Guritno. Baim berusaha untuk mendalami karakter yang lebih lembut dan © 2025 Liputan6.com

Alvon menyampaikan Paula mengalami tekanan yang signifikan di dunia maya. Hal ini terutama terjadi setelah keputusan perceraian yang menyatakan bahwa dia terbukti bersalah karena berselingkuh.

"Intinya kan ini ada tekanan besar gitu kan kepada dia sekarang di sosmed gitu kan. Nah itu yang perlu di ini kan lah ya, diperbaiki lah," jelasnya.

Mengunjungi KY

Paula merasa ada kejanggalan dalam putusan yang diterimanya, sehingga ia memutuskan untuk mengunjungi Komisi Yudisial. Ia melaporkan hakim yang menangani kasusnya karena diduga telah melanggar kode etik yang berlaku.

"Nah ini menurut saya menjadi suatu hal yang perlu di apa ya bisa dikatakan perlu disupport lah dia. Apalagi ini kan sangat rentan ya," kata Paula.

Rekomendasi