Ternyata Gus Miftah Minta Maaf ke Penjual Es Teh Usai Ditegur Partai Gerindra di Media Sosial

Partai Gerindra unggah video pidato Prabowo beri penghormatan ke para pedagang usai video Gus Miftah hina penjual es teh viral.

Wayan Diananto
Oleh Wayan Diananto - Reporter
Ternyata Gus Miftah Minta Maaf ke Penjual Es Teh Usai Ditegur Partai Gerindra di Media Sosial
Beberapa jam setelah video Gus Miftah mem-bully penjual es teh viral, Gerindra mengunggah video pidato Prabowo Subianto respek kepada para pedagang. (Foto: Dok. Instagram @gerindra) (© 2024 Liputan6.com)

Partai Gerinda menggunggah potongan video pidato Prabowo Subianto. Dalam video tersebut terlihat ketua umum partai berlambang burung garuda ini memberikan penghormatan tinggi pada para pedangan kaki lima.

"Saya ingatkan ini, saya sangat hormat sama pedagang kaki lima, sama tukang ojol, sama tukang bakso, si pedagang kaki lima tiap hari keluar," kata Prabowo sambil berdiri di mimbar dengan ekspresi serius.

Video ini diunggap beberapa jam sebelum Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah meminta maaf kepada penjual es teh. Unggahan ini menjadi respon terhadap tindakan Gus Miftah yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, tetapi tega menyebut penjual es teh gob**k.

Prabowo: Mereka Mulia, Jujur dan Cari Uang Halal

Ustaz Adi Hidayat Klarifikasi Isu Gantikan Miftah Maulana Jadi Utusan Khusus Presiden Prabowo
Ustaz Adi Hidayat buka suara soal rumor menggantikan Miftah Maulana alias Gus Miftah yang mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo. (Foto: Dok. Instagram @adihidayatofficia © 2024 Liputan6.com

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto secara tegas menyatakan pedagang kaki lima dan pengemudi ojek daring adalah pekerja yang memiliki martabat dan halal. Menurutnya, mereka pantas mendapatkan penghormatan dari masyarakat.

"Dia dorong itu keringat fisik mencari makan untuk anak dan istrinya. Itu yang kita hormati. Mereka mulia, mereka jujur, mereka halal," ungkap Prabowo.

Selain itu, partai Gerindra juga meminta Gus Miftah untuk meminta maaf terkait pernyataan yang dianggap tidak menghormati profesi tersebut.

Partai Gerindra Minta Gus Miftah Minta Maaf

Sebelum Gus Miftah Minta Maaf, Gerindra Unggah Pidato Prabowo Hormati Pedagang Kali Lima dan Ojol
Beberapa jam setelah video Gus Miftah mem-bully penjual es teh viral, Gerindra mengunggah video pidato Prabowo Subianto respek kepada para pedagang. (Foto: Dok. Instagram @gerindra) © 2024 Liputan6.com

"Dengan segala kerendahan hati, mimin minta Gus @gusmiftah untuk minta maaf ke Bapak Penjual Es. Apa yang Gus lakukan tidak sesuai dengan apa yang Pak @prabowo inginkan dan ajarkan. Terima kasih," cuit pihak Gerindra, Selasa (3/12).

Cuplikan video pidato Prabowo ini menjadi viral. Video tersebut diunggah di akun Instagram resmi Gerindra dan telah ditonton lebih dari 8 juta kali serta mendapatkan 370 ribu suka. Selain itu, video yang sama juga diunggah oleh Partai Gerindra di platform Tiktok, menarik perhatian banyak pengguna.

Alasan Unggah Video Pidato Prabowo

Deddy Corbuzier Nilai Miftah Maulana Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Prabowo Sudah Tepat
Deddy Corbuzier sebut putusan Miftah Maulana dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan tepat. (Foto: Dok. YouTube Intens Investigasi) © 2024 Liputan6.com

Di akun Tiktok resmi Gerindra, sebuah video pidato Prabowo telah ditonton lebih dari 26 juta kali. Dalam unggahan tersebut, Gerindra memberikan penjelasan mengenai alasan di balik pemuatan pidato Prabowo yang menghormati para pedagang.

"Biar gak ada lagi pejabat yang lupa sama omongan Pak Presiden ini. Menyikapi kejadian yang sedang ramai dibicarakan sejak tadi, pokoknya, laporan serta keresahan masyarakat sudah diterima dan diteruskan ke pimpinan," tulis Gerindra.

Partai ini berharap pidato Prabowo dapat menjadi pengingat bagi semua pejabat dan individu yang memegang amanat untuk menunjukkan empati kepada rakyat. Mereka menginginkan agar setiap ucapan tidak hanya sekedar kata-kata, tetapi juga diiringi dengan tindakan nyata.

Gerindra menekankan pentingnya kesadaran dalam berkomunikasi dan bertindak.

"Semoga bisa menjadi pelajaran bagi para pejabat dan tokoh-tokoh lainnya untuk lebih berhati-hati dan menjaga lisan serta perbuatannya agar tidak menyakiti dan merugikan orang lain," tambah mereka.

Dengan demikian, harapan ini mencerminkan keinginan untuk mendorong perubahan positif dalam hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pidato ini, diharapkan agar para pemimpin dapat lebih peka terhadap isu-isu yang dihadapi oleh rakyat dan tidak hanya memberikan janji-janji kosong.

Infografis Kenaikan Jumlah Pengguna Media Sosial di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kenaikan Jumlah Pengguna Media Sosial di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)
Rekomendasi