Adik Syekh Ali Jaber Sangat Bahagia, Hatinya Bergetar Sampai Menangis

Adik mendiang Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber mengatakan bahwa dirinya sangat bahagia atas anugerah yang diberikan oleh Allah SWT untuknya. Salah satunya, ia bersyukur karena berhasil menjalankan puasa sunah Syawal selama enam hari.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Adik Syekh Ali Jaber Sangat Bahagia, Hatinya Bergetar Sampai Menangis
Syekh Muhammad Jaber. Instagram @syekh_muhammad_jaber ©2021 Merdeka.com

Adik mendiang Syekh Ali Jaber, Syekh Muhammad Jaber mengatakan bahwa dirinya sangat bahagia atas anugerah yang diberikan oleh Allah SWT untuknya. Salah satunya, ia bersyukur karena berhasil menjalankan puasa sunah Syawal selama enam hari.

Syekh Muhammad mengaku, awalnya ia sangat khawatir tak bisa menjalani ibadah puasa sunah itu. Ia sampai menangis karena tak pernah sekalipun meninggalkan puasa sunah tersebut.

"ALHAMDULILLAH 😭😭😭 Saya sangat bahagia atas anugerah Allah, atas izin Allah bisa selasai puasa sunnah 6 hari Syawal," kata Syekh Muhammad di laman instagramnya.

Syekh Muhammad mengucap terima kasih kepada doa dari para sahabat untuknya. Ia pun bersyukur dan bahagia karena akhirnya berhasil menyelesaikan puasa sunahnya.

"Terima kasih banyak untuk sahabat semua atas do'anya kemarin Jazzakumullah khair semoga selalu dalam kebaikan dan taat kepada Allah. Saya senang sekali karena kemarin saya khawatir tidak dapat puasa sunnah," kata dia.

Lebih lanjut Syekh Muhammad mengatakan bahwa hatinya bergetar karena sempat khawatir tak bisa menyelesaikan puasa sunah. Selama ini, ia tak pernah meninggalkan puasa tersebut.

"Bergetar hati saya sampai nangis karena belum pernah saya meninggalkan puasa sunnah 6 hari Syawal, ini sebenarnya pelajaran bagi saya bahwa setelah hari raya saya harus segera puasa, insya Allah tahun depan kalau masih ada umur dalam taat insya Allah," jelasnya.

Syekh Muhammad juga menulis untaian doa yang menyentuh dalam unggahannya itu. Ia membahas tentang kecintaan Allah SWT kepada umatnya.

"Sahabat yang mulia dalam hadith shohih seorang hamba perbanyak amal sholeh sunnah nafilah sampai mendapatkan kecintaan Allah, semoga kita sama-sama mendapatkan kecintaan Allah, ridho Allah," kata Syekh Muhammad.

"Indah sekali perasaan Allah mencintai kita. Semoga kita semua mendapatkan kecintaan Allah," sambungnya.

Di laman instagramnya itu, Syekh Muhammad mengunggah menu buka puasanya yang terbilang sederhana. Yakni kurma, air zamzam, kopi, serta hisah yang merupakan kurma telah ditumbuk.

"Buka puasa khas madinah, yang pernah berangkat umroh di bulan Ramadhan. Kurma + air zamzam + kopi arab + hisah ( kurma yang diulek ulek ) enak sekali 😅 alhamdulillah. Biar merasa seperti di Madinah," terangnya.

"Karena sejak pandemi belum bisa berangkat apalagi bersama jamaah umrah kami yang sudah daftar sudah siap semua visa hotel dan lainnya. Semoga pandemi corona berakhir agar segera bisa berangkat insya Allah," sambungnya.

Rekomendasi