Musisi Posan Tobing menyebutkan kesannya terhadap putra Abdurrahim, Alwiansyah dan Kiswatul Qur'ana yang dianggap sudah seperti anak sendiri.
Alwiansyah merupakan anak dari daerah Amamotu, Sulawesi Tenggara ini kini tinggal bersama Posan Tobing. Mereka pun merayakan Hari Raya Idulfitri di rumah sang produser.
Di momen lebaran tahun ini, Alwiansyah dan Kiswa tidak bisa pulang kampung lantaran pemerintah melarang mudik demi menekan penyebaran virus corona penyebab Covid-19.
Hal tersebut terlihat dari video di saluran YouTube Aksen Entertainment dengan judul'Alwiansyah dan Kiswa Lebaran pertama Jauh dari orang tua'.
Advertisement
Dalam video ini, Posan mengaku kepada Alwiansyah dan Kiswa sudah dianggap sebagai anak sendiri.
"Jangan malu-malu ya anggap orangtua sendiri, pokoknya walaupun lebaran tahun ini tidak bersama orangtua kan dua bulan yang lalu baru bapak dan mamah semua keluarga datang ke sini dua bulan di Jakarta," kata Posan Tobing.
Advertisement
Menurut Posan tahun depan berencana berlebaran di kampung halaman Alwiansyah, mohon doanya mudah-mudahan di lancarkan rezekinya.
"Nanti tahun depan mudah-mudahan ada rezeki kita pulang ke kampung Alwi ya,berlebaran di sana," ujar Posan.
"Iya om," jawab Alwi.
Advertisement
Posan pun mengaku bisa merasakan euforia lebaran bersama Alwiansyah dan Kiswa.
"Akhirnya bisa merasakan euforia lebaran bersama Alwi dan Kiswa," kata Posan.
Advertisement
Sangking sayangnya sama Alwiansyah, Posan rela bangun pagi-pagi untuk membangunkan Alwi dan Kiswa supaya berangkat ke masjid untuk salat idulfitri.
"Tadi pagi-pagi om bangunin kalian untuk berangkat ke masjid salat idulfitri setelah itu mereka berangkat salat, eh om Posan ketiduran lagi,bangun-bangun tidur sudah selesai salat idnya, eh sudah ada makanan di meja di masakin oleh Mamah dan Opung,"ujar Posan.
Advertisement
Posan dan sang istri selalu mensupot Alwi dan Kiswa untuk merayakan idulfitri, walapun berbeda agama.
"Luar biasa kita di sini mensuport Alwi dan Kiswa biar merasakan euforia lebaran, karena kami tidak berlebaran jadi kami hanya bisa mensuport. Agama kami kan berbeda, tetapi kami tetap mendukung. Toleransi beragama harus dikedepankan. Malah enakan saya bisa merasakan ketupat lebaran, opor lebaran," ujar Posan.