Menjalin hubungan persahabatan tak selalu berjalan mulus tanpa adanya masalah. Tak sedikit yang tadinya sudah dianggap sebagai sahabat sejati, namun ternyata diam-diam sikapnya berubah dan hubungan pun terasa semakin menjauh.
Bahkan, ada yang diam-diam pergi meninggalkanmu. Sosok yang dulu dikenal dengan sangat baik, justru berubah menjadi mengkhianati, bahkan menjelekkanmu di belakang. Tentu hal tersebut menyakitkan. Soalnya, bukan hal mudah mencari sahabat sehati.
Jika sikap sahabatmu sudah kembali seperti semula, tak ada salahnya untuk sedikit menyadarkan dengan kata-kata yang menohok sebagai sindiran. Meskipun kata-kata bisa membuat hubungan semakin jauh, tak ada salahnya bila kamu bisa menyampaikan perasaan yang sebenarnya kepada sahabatmu itu.
Advertisement
1. "Lebih baik sendiri, daripada bersama teman munafik."
2. "Ada tujuh miliar orang di dunia ini. Kenapa kamu biarkan salah satu dari mereka menghancurkan hidupmu?"
3. "Beberapa orang tidak setia denganmu, mereka setia pada kebutuhan mereka yang tergantung denganmu. Ketika kebutuhan mereka berubah, begitu pula kesetiaannya."
4. "Suatu hari kamu akan pergi menjauh, dan aku benar-benar berharap kamu tetap berada di sana."
5. "Hanya karena aku bersamamu sepanjang waktu, bukan berarti kamu bisa menyia-nyiakanku."
6. "Aku merindukanmu. Tidak, aku ralat. Aku merindukanmu yang dulu, seseorang yang selalu peduli kepadaku."
7. "Semua koin punya dua sisi, seperti kebanyakan orang yang memiliki dua wajah."
8. "Persahabatan itu lembut seperti gelas, sekali pecah itu dapat diperbaiki tapi tidak dengan retakan dan serpihannya."
9. "Kita bertemu orang-orang yang melupakan kita."
Advertisement
10. "Ketika temanmu sudah melupakan jasa-jasamu. Disitulah kita tahu mana teman yang baik untukmu berteman."
11. "Oh, salahku. Maaf sudah mengganggumu. Aku lupa aku hanya ada ketika kamu membutuhkan sesuatu dariku."
12. "Teman baik, tak akan pernah melupakan kebaikanmu, tapi sahabat tak akan pernah mengingat kejahatanmu."
13. "Tetaplah jujur, tetaplah setia, atau tetaplah menjauh dariku."
14. "Sahabat yang baik susah untuk ditemukan, lebih susah untuk ditinggalkan,dan tidak
mungkin untuk dilupakan."
15. "Maaf kalau kau hingga merasa khawatir dan iri hati. Pasti susah sekali terus menerus membandingkan dirimu sendiri denganku."
16. "Ternyata, ketika kamu memperlakukan orang lain dengan cara yang sama seperti dia memperlakukanmu, itu akan membuatnya tersinggung.”
17. "Aku kembalikan pisaumu. Aku mengambilnya dari punggungku. Aku yakin kau akan segera membutuhkannya lagi."
18. "Aku tak butuh teman yang berubah saat aku berubah dan mengangguk saat aku mengangguk. Bayanganku bisa melakukannya dengan lebih baik."
Advertisement
19. "Kamu terdengar lebih menyenangkan ketika menutup mulutmu."
20. "Contohlah tukang parkir, walaupun punya banyak mobil tapi dia nggak sombong. Karena dia tahu semua itu hanya titipan."
21. "Mungkin sebenarnya kamu tidak berubah, tapi topengmu saja yang akhirnya terbuka."
22. "Aku mungkin terlihat tenang. Tapi di dalam pikiranku, aku sudah membunuhmu tiga kali."
23. "Terimakasih atas waktu luang yang kamu berikan untuk melihat-lihat kehidupan saya."
24. "Teman datang dan pergi. Tapi aku tidak menyangka kamu juga."
25. "Terus saja membicarakanku di belakang, dan perhatikan bagaimana Tuhan selalu
memberkatiku di depanmu."
26. "Dunia itu tidak sempit. Kamu saja yang mainnya kurang jauh."
27. "Iri hati itu penyakit. Semoga saja kamu cepat sembuh!"