Terbentur Soal Ekonomi, Calvin Dores Sulit Wujudkan Wasiat Sang Ayah Jadi Penyanyi

Dikabarkan sedang mengalami kesulitan ekonomi, Ruri Wantogia atau Ruri Repvblik mendatangi rumah anak Deddy Dores, Calvin Dores karena merasa empati kepada rekan sesama musisi.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Terbentur Soal Ekonomi, Calvin Dores Sulit Wujudkan Wasiat Sang Ayah Jadi Penyanyi
Calvin Dores. Calvin Dores©2020 Merdeka.com/Ruri Wantogia

Dikabarkan sedang mengalami kesulitan ekonomi, Ruri Wantogia atau Ruri Repvblik mendatangi rumah anak Deddy Dores, Calvin Dores karena merasa empati kepada rekan sesama musisi.

Hal itu terlihat dalam video di saluran YouTube Ruri Wantogia dengan tajuk'Calvin Dores Rela Kerja Serabutan Demi Keluarga'.

Saat diwawancara oleh Ruri, pria kelahiran 28 Juni 1989 ini menceritakan bahwa dirinya sulit untuk mewujudkan cita-cita almarhum Deddy Dores untuk menjadi sorang penyanyi.

"Sebenarnya gua dari kemarin mencoba terus untuk mencari, barang kali ada teman atau rekan almarhum bokap yang bisa join atau bantu gue lah bahasanya. Bisa mewujudkan keinginan bokap waktu itu gue untuk nyanyi lagi," kata Calvin.

Menyandang nama besar sang ayah, Calvin Dores ingin mewujudkan wasiat sang ayah untuk menjadi penyanyi.

"Waktu itu pernah 2 label enggak bawa embel-embel gua, maksudnya gua enggak buka kartu gua karena gua tidak mau mereka melihat karena Doresnya, tetapi gua nya itu yang gua mau, gua pengen membuktikan bahwa gua bisa. Ternyata enggak ya gua akhirnya susah," kata Calvin.

"Banyak kehilangan kontak teman-teman almarhum," tambah Calvin.

Calvin mengaku pernah putus asa karena tidak bisa mewujudkan cita- cita sang ayah menjadi penyanyi sampai potong rambut.

"Selama pandemi ini benar-benar banting setir, dari musik bukan banting setir sebenarnya dulu gue dua yang gue jalanin musik dan otomotif, gue pernah berpikir gini'Mungkin musik bukan jalan hidup gue lagi' jadi gue mutusin sampai potong rambut segala dan berewokan, gua pengen berubah ini bukan Kelvin Dores ini. Udah enggak ada Kelvin Dores lagi gua sampai punya pikiran itu," kata Calvin.

"Kenapa," tanya Ruri.

"Putus asa gua,"jawab Calvin.

 

Terlanjur putus asa dan kehilangan arah, Calvin pun bekerja serabut seperti menjadi tukang bangunan dan driver ojek online (ojol).

"Bener, sempat begitu. Apalagi pandemi gini awal-awal gua masih ngojek. Berat banget bro. Sehari cuma Rp30 ribu, Rp40 ribu," kata Calvin.

Memiliki dua hobi yaitu musik dan otomotif, Ruri menyarankan kepada Calvin kenapa tidak sala satunya untuk dijalankan.

"Lu kan punya dua hobi suka musik dan otomotif kenapa lu enggak jalanin salah satunya," tanya Ruri.

"Kalau di musik gue terbentur masalah ekonomi karena yang gua tahu era musik zaman dulu waktu gua ngeband 2008 kemarin beda produser it investor, kalau sekarang gua lihat enggak begitu, artis dia punya duit dia investor juga plus dia modal sendiri dan gua enggak punya itu dan gua merasa kesulitan untuk melewati itu," jawab Calvin.

Calvin memanfaatkan hobinya untuk meraih pundi-pundi rupiah. Dia pun menekuni bisnis jual beli motor.

"Gua dagang motor. Broker juga," kata Calvin.

"Gua sadar bahwa rezeki gua bukan di musik. Walaupun gua berkecimpung di dunia musik, selama kita mengais rezeki kita udah tahu nih, gua dapat dari si ini sekian, dapat dari si ini sekian, lebih dominan mana besarnya. Besaran di motor, untuk sekarang dan kemari lebih besar dari motor," katanya.

Rekomendasi