Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Salahuddin Wahid alias Gus Sholah menghembuskan napas terakhir, Minggu (2/2). Gus Sholah meninggal dunia pukul 20.55 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.
Pengacara kondang, Hotman Paris datang langsung ke Jombang untuk takziah ke keluarga Gus Sholah. Hotman sendiri memiliki kedekatan dengan salah satu ulama dan tokoh NU tersebut.
Advertisement
Hotman Paris langsung pergi ke Jombang begitu mendapat kabar meninggalnya Gus Sholah. Hal itu diketahui dari postingan Hotman Paris di instagram.
"Saya sudah tiba di Pesantren Tebuireng menunggu tibanya almarhum Gus Sholah yang hari ini akan dimakamkan," kata Hotman Paris.
Advertisement
Hotman Paris pun memiliki kedekatan dengan Gus Sholah. Apalagi pada tahun lalu, dia pernah diundang menjadi pembicara di Pesantren asuhan Gus Sholah.
"Tahun lalu saya datang ke Tebuireng memberikan ceramah," katanya.
Advertisement
Hotman mengaku jika dirinya pun sempat diberikan gelar 'Gus' oleh Gus Sholah.
"Gus Sholah memberikan gelar kepada saya Gus jadi nama saya jadi Gus Hotman Paris. Itu Tanggung jawab yang besar. Arti dari kata Gus adalah melayani. Itu yang saya lakukan di kopi Johny. Sudah ribuan saya tolong dari ketidakadilan ketidakadilan," ungkapnya.
Advertisement
Hotman Paris mengunggah video saat dirinya datang ke Pesantren Tebuireng. Tampak Hotman sedang jalan beriringan dengan Gus Sholah.
"Kenangan dgn Alm Gus Sholah saat menyambut Hotman yg tiba di Pesantren Tebu Ireng!! Hotman sekarang dalam perjalanan ke Jombang Pesantren Tebu Ireng," tulisnya.
Advertisement
Hotman mengatakan, selain dikenal cukup sederhana ia termasuk tokoh Islam yang pintar, intelektual, akademis dan sangat netral.
"Bayangkan akulah putra pertama Batak Kristen bisa masuk ke pesantren, itulah kehebatan beliau. Karena beliau lebih mengutamakan kasih motivasi kepada santri-santri, begitu. Intelektualnya tinggi, dan netralnya itu tidak pernah memihak manapun, murni objektif," katanya.