Tak Cuma Pablo dan Rey, Polisi Juga Tetapkan Galih Ginanjar Jadi Tersangka Kasus Ikan

Kasus 'Ikan Asin' kembali membuat heboh publik. Tak hanya menyeret Pablo Benua dan Rey Utami, Galih Ginanjar juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Dian Rosadi
Oleh Dian Rosadi - Reporter
Tak Cuma Pablo dan Rey, Polisi Juga Tetapkan Galih Ginanjar Jadi Tersangka Kasus Ikan
Galih Ginanjar. ©2019 Merdeka.com

Kasus 'Ikan Asin' kembali membuat heboh publik. Tak hanya menyeret Pablo Benua dan Rey Utami, Galih Ginanjar juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dihubungi, Kamis (11/7/2019).

"Iya betul (Galih Ginanjar) sudah tersangka," ucap Argo seperti dilansir Liputan6.com.

Galih Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

Kabar ditetapkannya status tersangka juga dibenarkan oleh Farhat Abbas yang merupakan merupakan kuasa hukum Rey Utami. Dia menyebut jika sebelumnya Galih masih berstatus saksi, namun sekarang sudah sebagai tersangka.

"Galih juga sudah tersangka," kata Farhat.

Galih Ginanjar ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik melalui ITE, yakni Pasal 27 ayat (1) dan (3) serta Pasal 310 dan 311 KUHP. Hal ini sama seperti pasal yang disangkakan kepada Pablo dan Rey.

Diperiksa Lebih Dulu oleh Polisi

Galih Ginanjar lebih dulu diperiksa sebagai saksi terlapor pada Jumat (5/7) lalu. Galih diperiksa penyidik Polda Metro Jaya selama 13 jam. Dia dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik.

Setelah Galih, kemudian Pablo Benua dan Rey Utami menyusul menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu (10/7) kemarin. Pablo dan Rey didampingi oleh Farhat Abbas yang menjadi kuasa hukumnya.

Kasus ini bermula dari ucapan Galih yang mengungkap aib sang mantan istri. Galih menyebut jika Fairuz memiliki bau tidak sedap seperti ikan asin. Hal itu disampaikan Galih Ginanjar di channel youtube milik Rey Utami dan Pablo Benua.

Sempat Ungkap Penyesalan

Galih Ginanjar sempat mengungkapkan penyesalannya. Hal ini setelah video yang diunggah di kanal youtube Pablo dan Rey beredar luas. Hingga akhirnya video itu pun dihapus.

"Menyesal sih menyesal karena video itu beredar gitu saja," kata Galih.

Rekomendasi