Liputan6.com, Jakarta - Kasus Seungri seperti tidak ada akhirnya. Kepolisian Korea Selatan telah meluncurkan investigasi lebih lanjut tentang dugaan Seungri memediasi jasa sexual kepada investor asing.
Pada 10 April, âNewsroomâ JTBC melaporkan bahwa Seungri membuat reservasi di sebuah restoran mewah di Gangnam pada Desember 2015 silam. Seungri lantas menyambut para investor asing lalu menyediakan jasa prostitusi untuk para tamu tersebut.
Menurut pengakuan salah satu pegawai restoran, polisi mulai menginvestigasi restoran sejak terungkapnya kasus Seungri pada Maret lalu.
Pegawai restoran juga mengatakan, "Ia (Seungri) mereservasi ruangan besar di lantai dua.â
Penyelidikan Lebih Lanjut
Polisi menduga bahwa Seungri dan tamu-tamunya makan di restoran lalu pergi menuju tempat lain di mana jasa prostitusi dilakukan.
Sumber dari kepolisian menyatakan, âKami telah menerima jadwal kegiatan Seungri pada hari itu.â
Polisi sekarang tengah menyelidiki apakah wanita-wanita penghibur sudah ada sejak di restoran, serta jumlah pasti orang yang hadir di sana.
Pengacara Seungri telah membantah segala tuduhan yang dilayangkan oleh Polisi.
(Natasha Liana/mgg)