Dikira main film porno, Dian Sastro sempat diteror FPI

Dian Sastrowardoyo ternyata punya sebuah cerita yang cukup menengangkan dengan FPI.

Kapanlagi.com
Oleh Kapanlagi.com - Reporter
Dikira main film porno, Dian Sastro sempat diteror FPI
Dian Sastro / KapanLagi®

Minggu sore (5/10) Dian Sastrowardoyo menghadiri pemutaran khusus film DRUPADI di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta. Pada film besutan Riri Riza tersebut Dian memang diplot sebagai pemain utama sekaligus produser.

Menonton ulang film yang beredar pada tahun 2008 itu membuat kepingan memori ibu dua anak ini meledak begitu saja. Ia lalu mengisahkan mengapa film yang diadaptasi dari kesusastraan Hindu itu tayang secara terbatas. Bahkan susah dicari home video-nya hingga saat ini.

"Konsep film ini sangat kontroversial pada saat itu. Kisahnya mengangkat suatu agama tertentu dan menceritakan wanita yang menikah dengan lima orang pria," ungkap Gadis Sampul 1996 ini.

Untuk menghindari demo FPI, maka diputuskan bila film dengan budget hampir 1 miliar rupiah itu hanya tayang secara terbatas. Terlebih Dian pernah diteror usai menjadi saksi ahli sidang tuntutan pemotongan adegan dalam film yang dilakukan LSF.

"Jadi saat itu (sidang di MK) kami merasa kreatifitas insan perfilman dikebiri. Nggak lama setelah itu saya diteror FPI karena dikira mau bikin film porno," akunya.

Kini, setelah enam tahun berlalu dan merasa publik sudah sangat terbuka, DRUPADI akan segera dirilis dalam bentuk DVD. Dian juga tengah menanti perilisan film terbarunya setelah vakum cukup lama karena kreatifitasnya sebagai pekerja film seperti dikekang.

"Dulu saya sempat merasa ini bukan takdir saya. Tapi kini saya kembali di film layar lebar terbaru berjudul 7 HARI 24 JAM," pungkasnya.

(kpl/abs/gtr)

Rekomendasi