Mengenang Kembali Kepergian Siti Purwanti, Ibunda Maxime Bouttier yang Meninggal di Rumah Luna Maya

Siti Purwanti, ibu kandung Maxime Bouttier meninggal dunia pada Januari 2024 lalu.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Mengenang Kembali Kepergian Siti Purwanti, Ibunda Maxime Bouttier yang Meninggal di Rumah Luna Maya
Mengenang Kembali Kepergian Siti Purwanti, Ibunda Maxime Bouttier yang Meninggal di Rumah Luna Maya (Merdeka.com)

Luna Maya dan Maxime Bouttier baru saja menikah pada Rabu 7 Mei 2025. Meskipun kebahagiaan tengah menyelimuti pasangan suami-istri ini, namun kehadiran Siti Purwanti Ibunda Maxime pasti selalu dinantikan.

Sayangnya, orang tua yang melahirkan Maxime meninggal dunia pada Januari 2024 lalu. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan sahabat.

Sebagai informasi, Siti merupakan seorang wanita suku Jawa yang dikenal dengan sifat sederhana dan religius sehingga sangat dicintai keluarganya. Ia tinggal di Bali bersama suaminya, Patrice Bouttier, yang berasal dari Prancis, serta dua anak mereka, Maxime dan Elodie.

Selama hidupnya, Siti dikenal sebagai sosok yang penuh kasih sayang dan perhatian. Ia sering terlihat mengenakan hijab, mencerminkan identitas dan keyakinannya sebagai seorang Muslim. Selain itu, Siti juga memiliki hubungan yang erat dengan Luna Maya, kekasih Maxime kala itu dan sering menunjukkan betapa besar kasih sayangnya terhadap anak-anaknya.

Kepergian Siti Purwanti terjadi setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama satu minggu akibat penyakit jantung dan ginjal. Meski dalam kondisi kesehatan yang menurun, Siti memutuskan untuk pulang ke rumah Luna Maya karena merasa nyaman dan dekat dengan putra dan calon menantunya kala itu.

Sayangnya, dua hari setelah berada di rumah Luna, Siti menghembuskan napas terakhirnya.

Selama hidupnya, Siti Purwanti tidak hanya menjadi seorang ibu bagi Maxime dan Elodie, tetapi juga sosok yang selalu mendukung dan memberikan restu untuk hubungan anak-anaknya.

Kedekatan antara Siti dan Luna terlihat dari berbagai kesempatan yang mereka habiskan bersama. Siti sering memberikan nasihat dan dukungan kepada Luna, yang membuat hubungan mereka semakin kuat. Bahkan, Siti memberikan restu untuk hubungan Maxime dan Luna, menandakan bahwa ia sangat mendukung kebahagiaan anaknya.

Namun, kepergian Siti meninggalkan luka yang mendalam, terutama bagi Maxime. Ia merasa sangat kehilangan, terutama karena ibunya tidak sempat menyaksikan momen bahagianya saat menikah dengan Luna Maya pada tanggal 7 Mei 2025. Momen tersebut seharusnya menjadi salah satu hari terpenting dalam hidupnya, karena kehadiran seorang ibu sangat berarti.

Walaupun Siti Purwanti telah tiada, warisan cinta dan kasih sayangnya akan terus hidup dalam ingatan keluarga dan sahabatnya. Maxime dan Elodie akan selalu mengenang sosok ibu yang penuh kasih dan perhatian. Mereka berjanji untuk meneruskan nilai-nilai yang diajarkan oleh Siti, seperti cinta, keikhlasan, dan pentingnya keluarga.

Maxime, yang kini telah menikah dengan Luna Maya, pasti akan selalu merindukan kehadiran ibunya di setiap langkah hidupnya. Momen-momen penting dalam hidupnya, seperti pernikahan, akan selalu diwarnai dengan kenangan akan kasih sayang Siti.

Kepergian Siti Purwanti adalah kehilangan yang tidak tergantikan, namun ia akan selalu dikenang sebagai sosok yang penuh cinta dan inspirasi. Keluarga dan sahabatnya akan terus mengenang segala kebaikan dan kasih sayang yang telah ia berikan selama hidupnya.

Rekomendasi