Drama terbaru dalam kehidupan rumah tangga Wardatina Mawa memperlihatkan pengakuan dari Insanul Fahmi, suami sah Wardatina. Ia mengungkapkan bahwa ia telah menikah siri dengan Inara Rusli, mantan istri musisi Virgoun.
Insanul Fahmi menghadapi masalah besar setelah dilaporkan oleh istri sahnya ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan perzinaan dan perselingkuhan. Tak lama setelah itu, Inara Rusli juga melaporkan Insanul atas dugaan penipuan. Kini, Insanul Fahmi tidak ingin berdiam diri. Melalui unggahan di Instagram Stories yang terlihat pada Minggu (21/12), ia membagikan foto kantor polisi, yang menunjukkan bahwa ia berencana untuk melaporkan beberapa pihak tertentu.
Insanul Fahmi menyatakan bahwa selama ini ia telah bersabar, namun saat ini kesabarannya telah mencapai batas.
"Saya sudah sabar dan mencoba berdamai berkali-kali kepada semua pihak untuk urusan privasi namun tidak diindahkan. Namun mohon maaf apabila sudah menodai martabat keluarga saya, saya tidak tinggal diam," tulisnya.
"Saya tahu saya bukan dari keluarga yang memiliki kuasa dan anggar-anggar memiliki kekuasaan untuk seenaknya menghakimi. Tapi, ingat Allah Mahaberkuasa. Bi iznillah," ia menambahkan sambil menampilkan latar belakang hitam polos. Unggahan ini menunjukkan ketegangan yang sedang terjadi dan keinginan Insanul untuk memperjuangkan hak dan martabat keluarganya.
Advertisement
Rekaman CCTV menunjukkan momen penting saat konflik mencapai puncaknya
Melansir informasi dari kapanlagi.com pada Senin (22/12) pagi, Insanul Fahmi dalam wawancara bersama media di Jakarta mengungkapkan kecurigaannya terhadap adanya konspirasi dari pihak-pihak tertentu yang berusaha menghancurkan kehidupannya serta bisnis yang dijalaninya.
Ia juga menyoroti mengenai bukti rekaman CCTV yang dikabarkan telah diserahkan oleh Wardatina Mawa kepada pihak kepolisian. Menurut Insanul Fahmi, kemunculan rekaman CCTV tersebut adalah tindakan dari kelompok yang telah merencanakan dengan matang untuk "memeriahkan" keributan dalam rumah tangganya.
Advertisement
Dalang di balik rekaman CCTV
"Menurut pendapatku, tujuan sebenarnya adalah untuk menghancurkan kami bertiga, yaitu aku, Mawa, dan Inara. Kami seolah-olah hanya dibenturkan menjadi boneka, boneka bagi orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu. Aku percaya bahwa dia telah dirusak secara mental dan dihasut," tambahnya.
Ia tidak berhenti di situ, Insanul Fahmi juga mengklaim sudah mengetahui siapa saja yang menjadi dalang di balik rekaman CCTV yang digunakan sebagai barang bukti oleh Wardatina Mawa dalam laporan dugaan kasus perselingkuhan dan perzinaan.
Advertisement
Menyelidiki asal-usul peredaran rekaman CCTV
Dalam sebulan terakhir, Insanul Fahmi telah menyelidiki asal-usul peredaran rekaman CCTV yang ramai dibicarakan. Namun, ia masih enggan untuk mengungkapkan inisial atau informasi lain terkait rekaman yang menghebohkan masyarakat pada akhir tahun 2025.
“Aku sudah tahu sih orang-orangnya siapa-siapa saja, tapi belum bisa bilang sekarang. Jadi selama satu bulan belakangan ini aku kalau kelihatan diam sebenarnya bukan diam, tapi kita juga ngulik-ngulik ya,” ungkap Insanul Fahmi di akhir pernyataannya.