Insanul Fahmi Penuhi Panggilan Polisi, Dicecar 5 Pertanyaan soal Upaya Damai dengan Inara Rusli

Insanul Fahmi diminta menjelaskan kronologi peristiwa serta berbagai langkah damai yang telah diupayakan sebelumnya.

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Insanul Fahmi Penuhi Panggilan Polisi, Dicecar 5 Pertanyaan soal Upaya Damai dengan Inara Rusli
Insanul Fahmi. (YouTube// SCTV) (© 2026 Liputan6.com)

Insanul Fahmi memenuhi panggilan dari penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu, 21 Januari 2025. Dalam kesempatan ini, ia didampingi oleh kuasa hukumnya untuk memberikan keterangan terkait pencabutan laporan dugaan penipuan yang diajukan oleh Inara Rusli.

Selama pemeriksaan, terdapat lima pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. Pengacara Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, menyatakan bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut berkaitan dengan kronologi dan upaya damai yang telah dilakukan.

"Jadi ada lima pertanyaan tadi, 5 pertanyaan sudah dijawab oleh Insanul. Dan alhamdulillah tadi dari lima pertanyaan itu mengerucut kepada proses perdamaiannya," ungkap Tommy di Polda Metro Jaya.

Setelah menjalani pemeriksaan, Insanul Fahmi terlihat enggan berbicara. Menurut Tommy, kliennya lebih berhati-hati dalam memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan. Kekhawatiran akan adanya salah tafsir membuat Insanul memilih untuk menahan diri.

"Karena Insanul dari tadi takut dia mau bicara, karena ini kan dia lagi berdamai dengan dirinya sendiri untuk bisa bagaimana nanti melakukan satu upaya-upaya," jelas Tommy.

Hal ini menunjukkan bahwa Insanul ingin memastikan bahwa setiap pernyataannya tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.

Proses mediasi

Insanul Fahmi Penuhi Panggilan Polisi, Dicecar 5 Pertanyaan Terkait Upaya Damai dengan Inara Rusli
Insanul Fahmi. (YouTube// SCTV) © 2026 Liputan6.com

Ketegangan semakin meningkat ketika diskusi beralih ke kemungkinan terburuk jika proses mediasi ini tidak berhasil atau menemui jalan buntu. Sebagai terlapor, Insanul pasti merasakan ketakutan akan status tersangka jika Mawa tetap bersikeras untuk melanjutkan proses hukum ke pengadilan.

Namun, Insanul justru menampilkan sikap yang pasrah dan berserah kepada nasib yang akan dihadapinya. Saat ditanyakan tentang kesiapan menghadapi risiko terburuk dari proses hukum ini, ia hanya berharap untuk mendapatkan doa yang terbaik.

"Kita doakan aja yang terbaik, doakan aja yang terbaik," ujar Insanul.

Lanjutkan proses penyidikan

Tommy menekankan bahwa sebagai warga negara yang patuh terhadap hukum, kliennya harus tetap menjalani proses tersebut.

Jika upaya perdamaian tidak berhasil, lanjutnya, penyidikan akan terus berlanjut sesuai dengan prosedur yang ada.

"Ya kalau namanya mediasi tidak terwujud, proses hukum masih berlanjut, tentunya tetap harus dihadapi ya," kata Tommy.

Insanul Fahmi memohon doa

Sebelum menjalani pemeriksaan, Insanul yang mengenakan pakaian kasual terlihat tenang. Ia tidak banyak berkomentar dan hanya meminta doa agar hubungan baik dapat terjalin kembali.

"Doakan saja, bisa bareng-bareng lagi," ujar Insanul Fahmi sambil melangkah memasuki gedung.

Rekomendasi