Kapanlagi.com -
Grup wanita baru dari SM Entertainment, Hearts2Hearts, meskipun belum meluncurkan debut resmi, sudah menjadi topik hangat di kalangan penggemar K-Pop. Mereka dituduh meniru konsep dari NewJeans, sebuah grup wanita terkenal di bawah naungan HYBE.
Tuduhan ini muncul setelah Hearts2Hearts muncul dalam sebuah iklan bersama merek kopi MegaCoffee. Dalam iklan tersebut, mereka mengusung konsep chat digital yang dianggap sangat mirip dengan gaya komunikasi digital yang digunakan oleh NewJeans melalui aplikasi Phoning.
Peristiwa ini memicu diskusi di kalangan netizen. Sebagian dari mereka berpendapat bahwa kesamaan ini hanya kebetulan dan merupakan bagian dari tren yang sedang berlangsung, sementara yang lainnya beranggapan bahwa Hearts2Hearts terlalu terinspirasi oleh NewJeans.
(kpl/sjn)
Advertisement
Hearts2Hearts Belum Luncurkan Debutnya, Namun Sudah Dapatkan Kontrak Iklan
Sebelum meluncurkan debut resminya, Hearts2Hearts telah menandatangani kontrak iklan dengan MegaCoffee, sebuah merek kopi terjangkau yang terkenal di Korea Selatan.
Dalam rangka promosi, MegaCoffee memperkenalkan teaser berupa percakapan digital yang menunjukkan interaksi grup tersebut dengan merek mereka. Desain percakapan ini menggunakan emoji serta estetika pixel-art yang sukses menarik perhatian para penggemar K-Pop.
Advertisement
Netizen Sadar Kesamaan dengan NewJeans
Setelah iklan itu diluncurkan, banyak pengguna internet mulai melakukan perbandingan antara konsep yang ditampilkan dengan yang diterapkan oleh NewJeans dalam aplikasi Phoning.
Sebagian besar orang beranggapan bahwa desain visual chat digital yang ada dalam iklan tersebut sangat mirip dengan konsep yang diperkenalkan oleh NewJeans, yang telah lebih dahulu dikenal luas oleh para penggemar.
Advertisement
Ini bukan Kali Pertama Grup SM Entertainment dituduh Melakukan Peniruan
Sebelumnya, boy group RIIZE yang berasal dari SM Entertainment juga pernah menghadapi kritik serupa karena dianggap memiliki konsep yang mirip dengan NewJeans. Kritik ini muncul di tengah perhatian publik yang semakin meningkat terhadap kedua grup tersebut.
Namun, banyak orang berargumen bahwa penggunaan konsep komunikasi digital semacam ini merupakan bagian dari tren yang berkembang dalam industri K-Pop, bukan semata-mata hasil dari plagiarisme. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dalam konsep dapat muncul dari pengaruh yang saling menginspirasi di antara artis-artis K-Pop.
Advertisement
MegaCoffee Punya Tanggung Jawab untuk Merancang Iklan
Sebagian penggemar memberikan dukungan kepada Hearts2Hearts dengan menyatakan bahwa desain iklan tersebut merupakan karya dari MegaCoffee, bukan hasil dari SM Entertainment.
Oleh karena itu, banyak netizen yang berpendapat bahwa Hearts2Hearts tidak sepenuhnya bertanggung jawab terhadap tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.
Advertisement
Tuai Perbincangan
Pandangan netizen terkait kontroversi ini sangat bervariasi. Sebagian dari mereka berpendapat bahwa fenomena ini merupakan dampak dari tren yang sedang berlangsung, bukan sebuah tindakan plagiarisme yang disengaja.
Salah satu komentar yang muncul menyatakan, "Tidak sampai tahap plagiat, tapi jelas terinspirasi dari NewJeans. Semua rookie sekarang melakukan hal yang mirip dengan mereka."
Advertisement
Apa alasan Hearts2Hearts dituduh meniru NewJeans?
Hearts2Hearts dituduh menjiplak NewJeans karena konsep chat digital yang mereka gunakan dalam iklan memiliki kesamaan dengan estetika komunikasi digital yang ditampilkan oleh NewJeans dalam aplikasi Phoning. Tuduhan ini muncul karena banyak orang merasa bahwa pendekatan visual dan interaksi yang digunakan dalam iklan Hearts2Hearts sangat mirip dengan yang ada pada NewJeans, sehingga menciptakan anggapan bahwa mereka telah meniru gaya tersebut.
Dalam konteks ini, penting untuk memahami bahwa inovasi dalam dunia digital sering kali melibatkan pengaruh dan inspirasi dari karya-karya lain. Namun, ketika batas antara inspirasi dan plagiarisme menjadi kabur, hal ini dapat memicu kontroversi, seperti yang terjadi pada kasus Hearts2Hearts dan NewJeans. Seperti yang diungkapkan dalam pernyataan resmi, "Kami berusaha untuk menciptakan sesuatu yang orisinal, tetapi kami tidak bisa mengabaikan pengaruh yang ada di sekitar kami."
Advertisement
Apakah ini merupakan kali pertama SM Entertainment dituduh meniru NewJeans?
Sebelumnya, RIIZE juga menghadapi tuduhan yang sama mengenai konsep yang mereka usung.