5 Potret Hanung Bramantyo Susul Zaskia Adya Mecca ke Palestina, Lewati Perbatasan Israel Penuh Ketegangan
Zaskia dan Hanung kini sedang berada di Palestina demi melakukan aksi kemanusiaan.
Zaskia Adya Mecca kembali melakukan aksi kemanusiaan untuk para korban di Palestina. Ia berkunjung langsung ke Al Aqsa yang kemudian disusul oleh suami tercinta, Hanung Bramantyo. Mereka sempat melewati perbatasan Israel yang penuh ketegangan.
"Trip to Al Aqsa Palestine nyusul Bia @zaskiadyamecca yang sedang membawa amanah temen2 donatur yang udah ikhlas bersedekah membantu saudara-saudara Muslim korban konflik Gaza dan Syiria yang bermukim di perbatasan Mesir dan Yordania," kata Hanung.
"Hari ini Alhamdulillah Visa saya dan Bia di-approve oleh pemerintah Israel untuk bisa masuk ke Al Aqsa. Semoga dimudahkan," sambungnya.
Lewati Perbatasan Israel
Melakukan perjalanan ke Palestine, tentu dibutuhkan keberanian besar mengingat kondisi negaranya yang masih mendapat serangan Israel. Meski begitu, Zaskia dan Hanung sudah membulatkan tekad untuk melakukan perjalanan ini bersama.
Mereka sempat melewati perbatasan Israel sebelum akhirnya tibaa di Kota Jericho. Di mana ini merupakan kota tertua di dunia. "Tempat pertama yang kami kunjungi usai melewati Border Israel. Kota Jericho, kota tertua di dunia tang berdiri 9000 tahun sebelum Masehi," ungkap Hanung.
Tempat Yesus Berkontemplasi
Hanung lebih lanjut menjelaskan tentang tempat yang sedang dikunjunginya itu. Di mana, kata Hanung, di sana Yesus pernah melakukan kontemplasi selama 40 hari penuh.
"Dibelakang saya dan Bia adalah Jabal Quruntul alias Gunung Quarantania. Di kalangan umat Kristiani dikenal sebagai tempat dimana Yesus melakukan kontemplasi ( meditasi ) selama 40 hari 40 malam dan digoda oleh Iblis agar membangkang Allah," kata Hanung.
"Di lereng Jabal Quruntul berdiri biara Ortodox Yunani yang dibangun pada masa Bizantium kisaran 4-5 Masehi. Untuk bisa kesana harus melalui kereta gantung atau menaiki tangga sepanjang 300 meter atau kurang lebih setengah jam perjalana," sambungnya.
Perjalanan Penuh Ketegangan
Melakukan perjalanan yang tak biasa, Hanung menyebut jika kali ini penuh dengan ketegangan. Di mana untuk bisa berkunjung ke sana dibutuhkan perjuangan yang tak main-main.
"Setelah melewati ke-tegang-an di boarder Israel, sampailah di pusat kota Yerusalem. Kota dimana bermukim masyarakat 3 Agama : Yahudi, Kristen dan Islam," ungkap Hanung.
"Maka dengan penuh perjuangan kami berupaya masuk. Meski bebebrapa teman tidak diijinkan masuk terkendala Visa dari pemerintah Israel. Semoga perjalanan kami dilancarkan hingga kembali ke tanah air," sambungnya.
Ungkapan Haru Zaskia
Ini bukan kali pertama bagi Zaskia menyalurkan bantuan langsung untuk warga gaza. Setiap kali melakukan aksi kemanusiaan, Zaskia tak kuasa menahan air matanya. Ia benar-benar terharu bisa melakukan aksi kemanusiaan sejauh ini.
"10 bulan yang lalu, dari mulai masuk border sampai di titik bukit zaitun ini air mata ga berenti keluar.. terharu, akhirnya sampai juga ke p l s t n dengan perjuangan yang ga mudah (terberat adalah minta izin dari suami) ditengah situasi yang genting ada edaran surat kemenlu malam sebelum kami masuk, bahwa WNI hrs menghindari kunjungan ke isrl," terang Zaskia.
Kunjungan Pertama ke Cairo
Melalui akun instagram pribadinya, Zaskia aktif membagikan kegiatannya selama melakukan aksi kemanusiannya di luar negeri. Beragam reaksi positif hadir di kolom komentar setiap unggahannya. Zaskia memang sosok yang selalu membuat kagum.
"Alhamdulillah titik gerak pertama dalam Humanitarian trip kita kali ini di Cairo. Ini pengalaman ku pertama sampai di negara Mesir. Ternyata bukan kemegahan Piramid yang membuat ku datang, juga bukan karna cerita keindahan sungai Nile, melainkan keberadaan warga ga za yang mengungsi kesini," jelasnya.