Pentingnya Nutrisi Seimbang: Dokter Gizi Ingatkan Masyarakat dan Atlet
Dokter gizi klinik RS Atma Jaya menekankan pentingnya nutrisi seimbang bagi masyarakat dan atlet untuk menjaga daya tahan tubuh serta mencegah cedera. Pahami asupan gizi yang tepat.
Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit (RS) Atma Jaya, Dr. dr. Nanny Djaya, Sp.GK, secara tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan atlet untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya asupan nutrisi yang tepat. Pemahaman ini sangat krusial guna menjaga daya tahan tubuh tetap prima serta meminimalkan potensi terjadinya cedera, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga.
Memiliki pemahaman yang komprehensif tentang nutrisi yang seimbang menjadi fondasi utama. Hal ini memungkinkan setiap individu, khususnya para atlet, dapat menjalankan aktivitas olahraga mereka dengan performa maksimal dan pemulihan tubuh yang optimal setelah beraktivitas fisik.
Imbauan penting ini disampaikan dalam sebuah acara Grand Opening Sport Clinic yang diselenggarakan oleh RS Atma Jaya di Jakarta pada hari Sabtu. Acara tersebut mengusung tema Integrated Sports Medicine: From Injury To Recovery, yang sekaligus menjadi platform edukasi mengenai peran vital gizi dalam dunia olahraga dan kesehatan umum.
Pentingnya Nutrisi Berdasarkan Usia dan Sumber Vitamin Esensial
Dr. Nanny Djaya menjelaskan bahwa kebutuhan nutrisi manusia dapat mengalami perubahan signifikan seiring bertambahnya usia. Khususnya bagi masyarakat yang telah menginjak usia 30 tahun ke atas, sangat dianjurkan untuk mulai memperbanyak konsumsi protein. Di sisi lain, pengurangan asupan karbohidrat menjadi langkah strategis yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan metabolisme yang optimal.
Selain protein, pemahaman akan manfaat vitamin nootropik juga sangat penting, meskipun seringkali kurang diketahui oleh masyarakat luas. Vitamin ini, yang mencakup B1, B2, dan nutrisi penting lainnya, memiliki peran vital dalam mendukung fungsi kognitif, meningkatkan energi, dan menjaga kesehatan saraf secara keseluruhan.
Padahal, sumber makanan yang kaya akan vitamin nootropik ini sangat mudah ditemukan di sekitar kita dan memiliki harga yang terjangkau. Contohnya seperti kacang hijau, tahu, dan tempe, yang merupakan makanan pokok dengan kandungan gizi tinggi serta mudah diolah. Memasukkan makanan-makanan ini ke dalam diet harian dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan jangka panjang.
Mencegah Kekeliruan Suplemen dan Pentingnya Konsultasi Gizi Profesional
Para atlet seringkali menghadapi tantangan besar dalam memahami asupan nutrisi yang tepat, terutama terkait konsumsi vitamin atau suplemen yang beredar luas. Kurangnya pemahaman yang memadai ini dapat menyebabkan kekeliruan fatal dalam memilih serta mengonsumsi produk penunjang performa, yang justru berpotensi membahayakan kesehatan.
Salah satu contoh spesifik yang disoroti oleh Dr. Nanny adalah terkait konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kreatin. Pada masa kini, sudah banyak sekali minuman energi yang dengan mudah ditemukan di pasaran yang mengandung kreatin. Namun, perlu diingat bahwa semua produk tersebut tidak boleh sembarangan dikonsumsi oleh masyarakat umum, apalagi oleh para atlet tanpa panduan ahli.
Asupan gizi yang tidak seimbang, termasuk penggunaan suplemen tanpa adanya panduan profesional, dapat berakibat buruk bagi tubuh dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang kebutuhan gizi pribadi menjadi sangatlah penting sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen apapun.
"Mengonsumsi kreatin itu ada dosisnya sesuai kebutuhan, sehingga kalau seorang atlet ya memang harus berkonsultasi ke dokter nutrisi atau gizinya," ujar dokter spesialis gizi tersebut. Konsultasi dengan ahli gizi atau dokter nutrisi profesional akan memastikan dosis yang tepat dan aman, sesuai dengan kondisi dan tujuan individu.
Sumber: AntaraNews