Siap Beroperasi November, Pelabuhan Patimban Telah Lakukan Uji Sandar Kapal

Pembangunan Pelabuhan Patimban tahap 1 direncanakan selesai pada minggu ketiga November 2020. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Agus Purnomo, mengatakan dermaga tahap 1 sudah melakukan uji sandar kapal.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Siap Beroperasi November, Pelabuhan Patimban Telah Lakukan Uji Sandar Kapal
Pembangunan Pelabuhan Patimban Tahap 1. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Pembangunan Pelabuhan Patimban tahap 1 direncanakan selesai pada minggu ketiga November 2020. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Agus Purnomo, mengatakan dermaga tahap 1 sudah melakukan uji sandar kapal.

Proses uji sandar kapal ini pun telah dilakukan sejak awal minggu akhir Oktober. Hasil uji coba tersebut dinilai sudah cukup memuaskan.

"Sekarang kami sedang melakukan persiapan untuk jalan akses, sehingga nanti di minggu ketiga November, Pelabuhan Patimban tahap 1 sudah siap untuk beroperasi," kata Agus di Subang, Sabtu (31/10).

Sebagai informasi, Patimban menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki area seluas 369 hektar. Lalu backup area mencapai 356 hektar.

Adapun biaya investasi total mencapai Rp43,2 triliun. Pada tahap 1 ini pembangunan menggunakan dana APBN dan pinjaman dari Jepang sebesar Rp14 triliun.

Tahap lanjutan dari pengembangan pelabuhan ini akan dilakukan pada tahun 2023. Nilai nilai investasi tahap lanjutan ini sebanyak Rp9,5 triliun.

Pengembangan kawasan Patimban diharapkan bisa mendorong roda perekonomian baru di daerah Cirebon, Subang dan Majalengka. Saat ini di kawasan ini pun sudah ditopang infrastruktur pendukung seperti Bandar Udara Kertajati dan akses jalan tol.

Tak hanya itu, Pelabuhan Patimban juga mengintegrasikan kawasan strategis lainnya. "Pelabuhan Patimban juga akan mengintegrasikan kawasan ekonomi eksisting seperti Bekasi Timur, Karawang, dan Purwakarta," kata Agus.

Rekomendasi