Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman mulai menggelar acara Sail Selat Karimata 2016. Saat ini, peserta sudah dilepas dari JICT2, Jakarta Utara dan puncaknya akan digelar tanggal 15 Oktober 2016.
Deputi IV Koordinasi Bidang SDM, Iptek dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin mengatakan, acara ini nantinya akan diramaikan oleh puluhan kapal pesiar mewah atau yacht dari berbagai negara.
"Yang sudah terdaftar akan datang 36 yacht. Kita harapkan 50 lebih. Kalau negara yang sekarang ada lebih dari 20 negara, mereka sudah datang ke Ketapang. Mulai tanggal 5, setelah itu menuju Kayoung," jelas Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin, Di JICT2, Jakarta Utara, Kamis (22/9).
Setiap kapal pesiar mewah yang akan berlayar ke Indonesia harus mengantongi surat izin berlayar dan dikawal dengan ketat. Setelah dapat izin, fasilitas untuk pelabuhan yang sudah disiapkan dengan baik bisa digunakan.
"Setiap yatch itu harus memberi tahu ketika berlabuh di satu pelabuhan, jadi ketika akan berlayar mereka ada surat izin berlayar tentu ada pemeriksaan ketat. Untuk Fasilitas air bersih dan bahan bakar disiapkan," ujarnya.
Acara ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah turis asing yang datang ke Indonesia. Pemerintah katanya juga menjamin keamanan turis selama berada di Tanah Air.
"karena ini adalah bagian dari menumbuhkan wisatawan fasilitas kami tingkatkan. Ini yg sudah pasti akan hadir ada 20 negara. Acara puncak nanti Oktober tanggal 15. Kalau keamanan saya pikir sistem sudah berjalan yah, setiap paspor ada model chip di di dalamnya, ada sistem kita yang bekerja. Pergerakan juga mudah ketahuan. Di imigrasi langsung ketahuan."