Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang kapal laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Oktober 2018 mencapai 1,6 juta orang, atau turun 0,51 persen dibanding bulan sebelumnya. Penurunan jumlah penumpang angkutan laut terjadi di beberapa pelabuhan, seperti di Belawan sebesar 44,68 persen, Tanjung Perak 15,38 persen, Tanjung Priok 14,06 persen dan Makassar sebesar 13,68 persen.
"Sementara sebaliknya, jumlah penumpang angkutan laut Pelabuhan Balikpapan mengalami kenaikan sebesar 8,70 persen," kata Kepala BPS, Suhariyanto, di Kantornya, Jakarta, Senin (3/12).
Suhariyanto menyebut, meski mengalami penurunan, selama Januari hingga Oktober 2018 jumlah angkutan laut dalam negeri mencapai 16,9 juta orang. Angka ini naik 18,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun peningkatan penumpang terjadi di Pelabuhan Balikpapan, Belawan, Tanjung Perak, dan Tanjung Priok dengan masing-masing sebesar 38,98 persen, 7,00 persen, 6,59 persen, dan 2,89 persen. Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan laut di Pelabuhan Makassar alami penurunan sebesar 5,23 persen.
Suhariyanto menambahkan, untuk jumlah barang yang diangkut menggunakan kapal pada Oktober 2018 mencapai 24,6 juta ton, atau naik 6,99 persen dibanding bulan sebelumnya. "Total jumlah barang yang diangkut selama Januari hingga Oktober ini mencapai 232,8 juta ton atau naik 7,92 persen dibanding periode yang sama pada 2017," pungkasnya.