Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati buka suara mengenai potensi kerugian yang dialami perseroan imbas kebakaran di tangki kilang minyak Balongan, Indramayu.
Nicke menjelaskan, prediksi kerugian dapat disimpulkan dari besarnya gangguan kebakaran terhadap stok dan produksi BBM nasional.
"Nah, apakah dari kejadian kebakaran dari Senin hingga sekarang ada gangguan,? Nggak. Kita punya perhitungan, seluruh kebutuhan itu ada asumsi, kalau asumsi tidak perlu produksi 2 minggu pun kita masih bisa dengan stok yang ada," jelas Nicke di Legok, Rabu (31/3).
Nicke melanjutkan, Pertamina memiliki sistem backup untuk menjaga keandalan supply BBM. Seperti di Balongan yang lokasinya tak jauh dari laut, maka, perseroan dapat mensupply bahan bakar langsung dari sana.
Pertamina memiliki beragam opsi moda untuk memastikan penyaluran BBM tetap berjalan dengan baik, mulai dari pipa, mobil tangki, supply dari laut hingga penyaluran darurat lewat helikopter.
"TBBM (Terminal BBM) kita ada 114 di seluruh Indonesia, sehingga fleksibel ketika ada masalah supply sehingga bisa dibackup," ujarnya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com