Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebutkan kondisi ekonomi global yang tengah lesu menjadi salah satu penyebab melempemnya ekspor RI. Saat ini perekonomian global tengah melambat, bahkan perekonomian negara maju seperti Amerika Serikat (AS), Eropa bahkan China tengah melambat.
"Prospek ekonomi global yang tertangkap adalah gloomy, suram," kata Anggota TKN Rama Pratama dalam sebuah acara diskusi di UI Salemba, Jakarta, Kamis (11/4).
Rama mengungkapkan, mau tidak mau kondisi ekonomi suatu negara dengan negara lain akan terhubung dan terjadi sinkronisasi. Sehingga, perlambatan ekonomi tersebut membuat ekspor RI menjadi menurun dan sulit tumbuh.
"Sebenarnya ini yang menjelaskan kenapa ekspor kita ke negara-negara tersebut mengalami penurunan. Karena melambat, jadi tidak bisa mereka menyerap ekspor kita," ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, dia menekankan perlunya memaksimalkan pasar dalam negeri atau domestik market. Ketika barang produksi RI tidak dapat diekspor, maka dapat diserap untuk memenuhi permintaan domestik.
"Yang beli barang-barang kita lagi susah. Salah satu resepnya domestik market more important. Karena dunia lagi gloomy," tutupnya.