Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan mengaku membutuhkan waktu satu minggu untuk menyerahkan studi kelayakan untuk mendapatkan tiga izin pembangunan kereta cepat. Saat ini, studi kelayakan masih dalam tahap kajian Kementerian BUMN dan konsorsium kereta cepat.
"Ya kan saya sampaikan studi kelayakan kan masih dalam perbaikan karena minggu depan akan kita sampaikan lagi nanti ada tanggapan," ujar Hanggoro di Bandung, Jumat (19/2).
Dia berharap Kementerian Perhubungan dapat memberikan ketiga izin pembangunan pada pekan depan. Pada pemeriksaan administrasi, Kemenhub bakal menjalin kerja sama dengan tim independen.
"Ya makanya itu harus kejar waktu, jadi exercise kita mungkin 2-3 hari selesai, minggu depan, tapi kita harus exercise dengan independen," kata dia.
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berharap kereta cepat Jakarta-Bandung jadi percontohan bagi transportasi massal di seluruh pulau Jawa.
"Ini adalah tes pertama, ini betul-betul bangun komersial. Pendanaan pinjaman di bank, 40 tahun. Kalau ini bisa lakukan kita bisa koneksi seluruh Jawa dengan kereta cepat," kata Rini.