Menteri Rini minta 30 persen apartemen Stasiun Pondok Cina diberikan ke MBR
Merdeka.com - Perum Perumnas dan PT KAI bekerja sama dalam pembangunan rumah susun dengan konsep transit oriented Development (TOD) di Stasiun Pondok Cina, Depok. Kerja sama kedua BUMN ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan setelah sebelumnya Perum Perumnas dan PT KAI juga bekerja sama dalam pembangunan TOD Tanjung Barat.
Direktur Utama Perum Perumnas, Bambang Triwibowo mengatakan Menteri BUMN, Rini Soemarno meminta agar 30 persen dari total hunian rusun TOD Pondok Cina ini diperuntukkan khusus kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
"Atas petunjuk Ibu Menteri (Menteri BUMN, Rini Soemarno), kami siap laksanakan bahwa untuk MBR di sini harus 30 persen," ungkapnya di acara Groundbreaking Pembangunan TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, Senin (2/10).
Selain itu, Menteri Rini juga meminta agar harga yang dibanderol tidak mahal, sehingga dapat terjangkau oleh masyarakat. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang memiliki akses pada kepemilikan hunian yang nyaman, berkualitas, dan murah.
"Kemudian juga atas petunjuk ibu Menteri (Rini) harga harus diturunkan satu meter persegi harus Rp 7 juta. Kami siap lakukan," katanya.
Untuk itu, Bambang mengatakan pihaknya akan memperhatikan betul pembeli khususnya hunian MBR, sehingga benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
"Kita cek benar tidak ini orang miskin supaya rumah ini benar benar jatuh kepada orang yang berhak," tegasnya.
Untuk diketahui, TOD Stasiun Pondok Cina dibangun di atas lahan seluas 2,7 hektar dengan jumlah investasi sebesar Rp 1,45 triliun. Nantinya akan disiapkan 3.440 hunian dengan ukuran 32 maunpun 42 yang terbagi dalam empat buah tower.
"Kami harapkan pemasaran akan sangat bagus, melihat penasaran TOD yang pertama di Tanjung Barat dari 1.232 unit, pendaftarnya 115 persen. Jadi over sekali," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya